Mandailing Natal (HK)_ Meninggal dunianya seorang pekerja penambangan ilegal akibat ditimpa pohon aren di kawasan Desa Simpang Tolang Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (18/10/2026), mulai diselidiki Pihak Kepolisian.
Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy SIK, M.Si melalui Kapolsek Kotanopan AKP Syarifuddin, Selasa (20/10/2026) lewat Kanit Reskrim Polsek Kotanopan Aiptu Rasyid F R, mengatakan bahwa Polisi sedang melakukan penyelidikan dan akan mengundang beberapa orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
“Unit Reskrim dalam tahap Penyelidikan, hari ini kita sudah buat undangan kepada beberapa orang untuk dimintai keterangan” Ungkap Kanit Reskrim Polsek Kotanopan.

Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, diduga pemilik lobang PETI yang naas itu seorang warga Desa Pidoli Lombang berinisial SC Alias Chaniago dan pemilik lahan lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) berinisial BRM.
Diketahui bahwa pada Minggu Sore (18/10/2026), Anwar (43) warga Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat, merupakan seorang pekerja PETI di Kawasan Desa Simpang Tolang Kecamatan Kotanopan meninggal dunia diduga akibat ditimpa pohon aren yang tumbang menimpa camp tempat istirahat pekerja PETI milik SC.

(MS).
Berita Terkait















Komentar