Anggaran Makan Minum Bagian Kesra Miliaran, Kontingen Porsadin Madina Diberangkatkan Partai Golkar

- Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal (HK) _ Sungguh miris melihat perjuangan Kontingen Pekan Olahraga Diniyah (PORSADIN) untuk mengharumkan nama baik Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang akhirnya dapat berangkat atas dukungan dari Pengurus Partai Golkar Madina.

Di satu sisi, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Madina tercatat di LKPP menganggarkan dana makan dan minum rapat hingga miliaran Rupiah untuk tahun 2026. Alasannya klise untuk rapat, koordinasi keagamaan, dan kegiatan seremonial.

Di sisi lain, Kamis (22/10/2026), kontingen Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VII yang membawa nama Kabupaten Mandailing Natal ke tingkat Provinsi Sumut justru harus dilepas dari Kantor DPD Partai Golkar Madina, bukan dari kantor Bupati, bukan dari Kantor Kesra yang seharusnya mengurusi mereka.

Baca Juga :  Warga Binaan Pemasyarakatan Mengikuti Pendidikan Paket C Di Lapas Rantauprapat

Kontingen itu dilepas oleh Wakil Ketua DPRD Madina Indah Anisa, di Jalan Williem Iskandar, Pidoli Dolok, Panyabungan.

Porsadin adalah ajangnya anak-anak Diniyah Takmiliyah — anak-anak yang dibina oleh FKDT yang notabene menjadi mitra kerja Bagian Kesra. Seharusnya, pelepasan kontingen yang membawa nama harum Madina itu dilakukan secara resmi oleh Pemkab, dengan doa, dukungan anggaran, dan fasilitas yang layak.

Baca Juga :  Karang Taruna Bina Cipta Massa Bersama Pemdes Kihiyang Membentuk Panitia Takbir Keliling 1443 H

Faktanya yang peduli justru Partai Golkar.

“Kami dihubungi FKDT. Sebagai partai politik, kami tidak hanya mengurusi politik, tetapi juga melakukan kegiatan sosial,” Sebut Indah Anisa dalam sambutannya.

Kalimat itu terdengar mulia, tapi sekaligus menampar muka Pemkab. Harusnya FKDT menghubungi Kesra, bukan menghubungi partai. Harusnya anak-anak itu dibiayai APBD lewat Bagian Kesra, bukan dari kantong partai politik

(MS)

Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊