Saluran Air Buntu, SMPN 1 Cilamaya Wetan Dikepung Banjir Butuh Solusi
Liputan : Irwan
KRIMINALGROUP.COM
KARAWANG II Tingginya curah hujan ditambah dengan drainase yang buntu membuat sebuah sekolah di kawasan Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, SMPN 1 CILAMAYA WETAN dikepung banjir. Instansi terkait diharapkan segera melakukan pembangunan saluran air, karena banjir bisa menganggu proses belajar mengajar.
”Anak saya tidak sekolah. Ruang belajarnya terendam air,” ungkap salah satu orang tua siswa, Selasa (28/2/2023).
Kepala SMPN 1 Cilamaya Wetan Ida Rohidayati mengatakan, pihaknya prihatin dengan kondisi sekolah ketika memasuki musim penghujan. Pasalnya, ketika hujan turun sekolah akan kebanjiran.
“Kalau hujan 1 jam saja, langsung banjir. Banjir tidak hanya dihalaman sekolah tapi juga masuk ke dalam ruangan. Kami minta solusinya kepada Pemkab Karawang , seperti apa caranya agar SMP kita ini tidak terendam banjir,” ujarnya, Selasa (28/2/2023).
Menurut Ida, sekolahnya sudah menjadi langganan banjir tiap tahunnya, banjir ini terjadi karena SMPN 1 Cilamaya Wetan tidak memiliki saluran air pembuang, juga dataran rendah.
” Saluran airnya kurang maksimal. . Kita ini rendah kalau kita ditinggikan setengah meter insya Allah tidak banjir. Kemudian, saluran air itu harusnya dibuat sedemikian rupa agar jangan sampai semua air mengalir kesini,” kata kepala sekolah.
Lebih lanjut Ida menuturkan, pihaknya sudah menyampaikan kondisi SMPN 1 Cilamaya Wetan yang selalu terimbas banjir. Tapi sampai saat ini belum ada solusinya.

