Sumatera Utara, Mandailing Natal – Kayu balok telah digunakan sebagai bahan penopang bangunan selama ribuan tahun. Bahan baku yang serbaguna ini selain digunakan untuk konstruksi bangunan, juga banyak digunakan dalam industri furnitur dan dekorasi rumah, di samping bidang usaha lainnya seperti saat ini menjelang Pemilu 2024 pemasangan kayu balok digunakan sebagai rangka alat peraga kampanye, baliho bagi para caleg.
Permintaan kayu balok di kota Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pun nampak mulai meningkat.
Hal ini ditandai mulai maraknya pemasangan baliho caleg yang terpasang dengan berbagai ukuran.

Abdul Basid Batubara (23) salah satu pedagang kayu di kota Panyabungan mengaku saat ini mulai panen. Dia menerima sejumlah permintaan kayu balok sekaligus pemasangan rangka baliho kampanye caleg.
“Sudah ada 2 kandidat caleg dari nama partai yang sama memesan langsung jadi, rata-rata memesan puluhan kayu balok untuk rangka baliho,” ungkap Abdul Basid Batubara saat ditemui ditempat usahanya, Minggu (15/10/2023) sore.
Menurut putra Pemilik UD. ABD Basid Batubara yang berlokasi di belakang RM. Paranginan 2 Lintas Timur, Panyabungan ini setiap musim kampanye banyak yang pesan pasang rangka baliho sesuai ukuran yang diminta.
“Pesanan langsung jadi, karena kita siap pasang, caleg tinggal angkut dan pasang,” ujar Basid Batubara.
Untuk ukuran 1,5 x 2 meter, mereka mematok harga 1 unit pemasangan rangka Rp. 120 ribu.
“Biasanya bagi caleg yang pesan, meraka hanya antar cetakan baliho saja untuk di tempelkan ke rangkanya yang telah kita siapkan,” pungkasnya.

