Sopir Truk Ditemukan Meninggal di Dalam Kabin, Warga Cisurupan Garut Geger

Sopir Truk Ditemukan Meninggal di Dalam Kabin, Warga Cisurupan Garut Geger

GARUT // HK — Warga di sepanjang Jalan Raya Cikajang–Cisurupan, tepatnya di Kampung Patrol, Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, digegerkan dengan temuan jasad seorang pria di dalam kabin truk pada Selasa (24/2/2026). Korban diketahui merupakan seorang sopir truk bermuatan hebel yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kendaraan yang terparkir di pinggir jalan.

Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan ke Polsek Cisurupan setelah rekan korban curiga karena korban tidak lagi dapat dihubungi.

Menurut keterangan saksi sekaligus rekan korban, Sdr. Alfi (34), sebelumnya korban sempat menghubunginya dan mengeluhkan kondisi badan yang tidak enak.

Korban juga menyampaikan bahwa dirinya sempat terjatuh hingga mengalami luka di bagian pelipis, lalu berniat menepikan kendaraan ke pinggir jalan untuk beristirahat. Namun, setelah itu komunikasi terputus.

Merasa khawatir, Alfi segera mencari keberadaan korban dan menemukan truk tersebut terparkir di lokasi kejadian. Saat diperiksa, korban ditemukan dalam posisi telungkup di bangku belakang kabin truk.

Awalnya korban diduga tidak sadarkan diri akibat sakit, namun setelah dilakukan pengecekan, korban dipastikan telah meninggal dunia.

Kapolsek Cisurupan, AKP Yulius Siswantoro, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Benar, kami menerima laporan adanya seorang sopir truk yang diduga meninggal dunia di dalam kabin kendaraan. Anggota kami bersama tenaga kesehatan langsung melakukan pengecekan, evakuasi, serta identifikasi awal terhadap korban,” ujar Kapolsek.

Dari hasil identifikasi di lokasi kejadian serta keterangan rekan korban, diketahui korban bernama IRA (45), berprofesi sebagai sopir, beralamat di Kampung Bangkewong RT 04 RW 08, Desa Cihikeu, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.

Pihak kepolisian menduga korban meninggal dunia akibat sakit. Rencana dilakukan autopsi sempat disampaikan, namun pihak keluarga menolak dan memilih untuk langsung membawa jenazah ke rumah duka guna dimakamkan.

Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya sopir truk dan kendaraan berat, agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan sebelum dan selama berkendara demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Laporan: Kusdiawan

 

Mungkin Anda Menyukai