Usai Upacara HAB, kepala KUA Banyusari Berikan Hadiah Kepada Amil Berprestasi

Usai Upacara HAB, kepala KUA Banyusari Berikan Hadiah Kepada Amil Berprestasi

Liputan : Irwan

KRIMINALGROUP.COM
KARAWANG II Puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama di Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang digelar secara meriah, dengan pelaksanaan upacara di halaman kantor Kecamatan setempat, Selasa (3/1/2023).

Pada kesempatan itu, Camat Banyusari Iwan Ridwan F menjadi inspektur upacara.

Usai pelaksanaan upacara HAB Je-77 tahun, kepala KUA Banyusari Taufik Hidayat,.S.Pd.i menyerahkan hadia kepada Amil Berprestasi.

Selain menyerahkan hadiah kepada Amil Berprestasi, juga berikan hadiah kepada para pemenang lomba-lomba yang digelar beberapa waktu lalu.

Menteri Agama Republik Indonesia, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Camat Banyusari Iwan Ridwan F selaku inspektur upacara mengatakan, agama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Semangat dan motivasi keagamaan adalah sumber kekuatan dalam meraih kemerdekaan, mempertahankan kedaulatan nasional dan menjaga keutuhan NKRI.

“Agama mendapatkan kedudukan terhormat dalam tata kehidupan masyarakat. Sehingga dijadikan sebagai salah satu sumber pembentukan hukum nasional,” tegasnya.

Berikutnya agama merupakan ruh kehidupan berbangsa dan telah sesuai dengan dasar Ketuhanan Yang Maha Esa. Sebagai falsafah dasar kehidupan bernegara yang tertuang pada pembukaan dan batang tubuh Undang-Undang Dasar (UUD ) 1945.

Agama yang diyakini dan diamalkan oleh umatnya harus menjadi unsur pembentuk Nation and Character Building Bangsa Indonesia yang majemuk. Karena, sambungnya, seluruh umat beragama harus menyadari bahwa nilai agama merupakan unsur perekat integrasi nasional. Oleh karena itu dia mengimbau kepada seluruh jajaran Aparat Sipil Negara (ASN) Kemenag, agar senantiasa mengembangkan wawasan serta meningkatkan keterampilan dan kesigapan dalam bertugas.

“Jauhkan Ego sektoral, sektarianisme, dan sejenisnya dari lingkungan kerja. Bersikaplah sebagai agamawan sekaligus negarawan yang menempatkan kepentingan ummat dan bangsa di atas kepentingan pribadi serta kelompok. Agar menjadi pelayan publik yang dapat diandalkan,”.


 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan