TAPSEL (HK) – Lembaga Pemberdayaan Umat Darul Mursyid (LPU DM) menunjukkan kekonsistenannya dalam memberikan edukasi, pembinaan dan pemberdayaan umat sebagai wujud dari kesyukuran dan keberhasilan Pesantren Darul Mursyid yang beralamat di Desa Sidapdap Simanosor Kecamatan Saipar Dolok Hole Kabupaten Tapanuli Selatan atas prestasi-prestasi yang selama ini diraih.
Kepala Divisi Humas dan Pemberdayaan Umat Pesantren Darul Mursyid Asep Safaat Siregar M.Pd, Kamis (21/12/2023) menyampaikan bahwa LPU Darul Mursyid merayakan momen bersejarahnya dalam perjalanan 5 tahunnya dengan menggelar acara “Gebyar Aksi Peduli LPU Darul Mursyid”. Kegiatan ini adalah momen terpenting dalam mencatatkan tonggak penting dalam sejarah dan kipranya selama lima tahun dalam menyelenggarakan program-program pemberdayaan yang mengutamakan kesejahteraan umat.
Gebyar aksi peduli ini tidak sekadar menjadi perayaan semata, melainkan juga sebuah langkah strategis untuk membangun ekonomi umat. Karena itu, di hari ulang tahun yang ke-5, LPU Darul Mursyid memberikan bantuan 80.000 bibit kopi kepada 200 petani binaan Darul Mursyid di sekitar Kecamatan Dolok Hole dan Sipirok. Keputusan ini sesuai dengan fokus LPU dalam menggerakkan sektor kopi sebagai upaya nyata untuk meningkatkan ekonomi umat. Semoga dengan bantuan ini bisa membantu masyarakat Tapanuli Selatan dalam hal budidaya kopi. Ungkapnya
Direktur PDM, Drs. Yusri Lubis, menjelaskan bahwa Darul Mursyid, sebagai Lembaga Pendidikan, telah menjalankan visi dan misinya secara konsisten setiap tahun. “Visi terbaru kami, dari 2018 hingga 2023, adalah memajukan ekonomi umat. Kami bergerak di berbagai sektor untuk mencapai tujuan tersebut, dan saat ini, fokus kami adalah pada sektor kopi. Ini sejalan dengan PDM Kopi, yang sudah memiliki pabrik kopi dan perkebunan,”
Lanjut Yusri, Distribusi bibit kopi bukan hanya seremonial, tapi akan diikuti dengan pemantauan perkembangannya untuk memastikan kesuksesan kelompok tani. Pembinaan akan dilakukan secara berkala dan komprehensif, dan harus bisa membuktikan komitmen kami untuk mendorong kemajuan ekonomi, bukan hanya dalam sektor kopi, tetapi juga dari sektor lainnya harus bisa kita kembangkan lagi seperti perikanan dan sebagainya.”ujarnya.
Jafar Syahbuddin Ritonga, DBA, Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Sumatera Utara sekaligus Ketua Umum Yayasan Pesantren Darul Mursyid, menyatakan, “Acara LPU ini adalah wujud dari kepedulian Pesantren Darul Mursyid kepada masyarakat Tapanuli Selatan. Darul Mursyid tidak mau menjadi menara gading di atas penderitaan orang lain. Artinya dengan kejayaannya, Pesantren Darul Mursyid ingin berbagi dengan masyarakat sebagai salah satu ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. Melalui Lembaga Pemberdayaan Umat (LPU) Pesantren Darul Mursyid, Ada banyak program keummatan yang sampai sekarang masih bisa dijalankan melalui satu divisi yang diamanahkan oleh Yayasan Pesantren Darul Mursyid, yaitu Divisi Humas dan Pemberdayaan Umat. Ini menunjukkan keseriusan Pesantren Darul Mursyid dalam membangun ekonomi umat.” Melalui LPU, Pesantren Darul Mursyid terbukti bukan hanya sebagai tempat pendidikan, tetapi juga memiliki lembaga yang secara fokus terlibat dalam pemberdayaan ekonomi umat. Ujar alumni S3 USM Malaysia itu.

