Lima Jamaah Calon Haji dari Kloter 15 Madina Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Sumatera Utara, Medan – Hanya ada 346 Jamaah Calon Haji (Calhaj) yang tergabung dalam kloter 15 dipastikan berangkat menuju tanah suci Mekkah melalui bandara Kualanamu dan 5 (lima) jamaah di tunda keberangkatannya.

Hal ini diketahui sewaktu pelepasan jamaah Calhaj asal Madina di Asrama haji Medan menuju tanah suci. Empat diantaranya mengalami sakit dan satu positif hamil, Rabu (29/5/2024) pukul 02.35 Wib dini hari.

Berikut nama  jamaah yang tertunda keberangkatannya.

1.  Houla Nasution 72 tahun (perempuan) Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara.

2.  Robiasni Harahap 73 tahun (perempuan), Desa Sihepeng V Kecamatan Siabu

3.  Irwansyah Sutan Mulia 51 tahun (laki-laki) Desa Malintang  Kecamatan Bukit Malintang

4.  Masrona Minil 48 tahun (perempuan) Desa Malintang Kecamatan Bukit Malintang

5.  Siti Saleha 47 tahun warga Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara dibatalkan keberangkatannya akibat positif hamil.

Sementara jamaah calhaj atas nama Abdul Rahim warga Kelurahan Sipolu-polu yang sebelumnya tergabung dalam kloter 3 tertunda keberangkatannya akibat sakit dipastikan bergabung ke dalam kloter 15.

Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution dalam sambutannya mengatakan, kepada seluruh jamaah Calhaj agar dapat saling tolong menolong selama berada di tanah suci dan menjadi haji yang mabrur.

“Atas nama Pemkab Madina kami ucapkan selamat jalan semoga disana sukses menjalankan ibadah haji, marilah saling tolong menolong. Alhamdulillah sampai ke asrama haji tepat waktu dan semoga sampai tanah suci perjalanan berjalan baik,” sebut Atika.

Atika juga menyampaikan sudah 3 tahun mengantar jamaah sampai asrama haji, terus mohon doanya agar ada rezeki berangkat ke tanah suci.

“Pesan saya saling tolong menolong. Satu pesan yang saya tekankan batasi bermedsos fokuslah beribadah banyak yang menunggu bertahun tahun maksimalkan waktu ini dengan ibadah yg maksimal,” katanya.

Sumber: Diskominfo Madina

Mungkin Anda Menyukai