Hendak Dikonfirmasi Dana Swakelola Ratusan Juta Rupiah Kasek MAN 3 Madina Diduga Sembunyi

- Jurnalis

Rabu, 29 Mei 2024 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL (HK) – Sejumlah awak media hendak melaksanakan konfirmasi kepada Kepala sekolah MAN 3 Madina di Siabu Saparuddin sangat sulit ditemui sejumlah wartawan, Rabu (29/5/2024)

Tak hanya itu, Saparuddin Kepala Sekolah juga sangat sulit dihubungi via seluler oleh wartawan (di chat ngak dibalas, ditelepon ngak diangkat). Padahal kedatangan wartawan adalah sebagai upaya konfirmasi terkait penyelenggaraan swakelola Madrasah Aliyah Negeri (MAN 3 Madina) di Siabu, Mandailing Natal yang menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah.

Baca Juga :  Lapas Kelas IIA Rantauprapat Resmi Buka Pekan Olahraga.

Salah seorang guru ketika ditanya wartawan dimana keberadaan kepala sekolah. Guru tersebut menyampaikan kepada awak media di ruang kepala sekolah “ada di dalam ruangan entar saya masuk dan sampaikan kedatangan orang abang,” ujar guru tersebut.

Setelah guru tersebut keluar dari ruangan kepala sekolah dan guru tersebut menyampaikan kepada awak media pak kepala sekolah tidak ada di dalam ruangan, tadi memang ada disini.

“Mungkin beliau lagi monitoring dan memantau ruang sekolah karena saat ini sedang berlangsung ujian siswa, tapi jelasnya tadi disini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dana Desa Tahap II 2025, PJ Kades Mekarasih Yasser Arafat Wujudkan Penerangan Jalan Dusun Cikakap Warga Apresiasi

Sejumlah wartawan pun memutuskan untuk mengitari sambil mencari keberadaan kepala sekolah dilingkungan sekolah. Namun kepala sekolah tersebut tidak ditemukan, diduga kepala sekolah alergi terhadap wartawan dan memilih Ngumpet di ruang kerjanya.

Meski sudah 2 jam lebih ditunggu, kepala sekolah tersebut tidak menampakkan batang hidungnya, sementara mobil pribadi kepala sekolah tampak berada dan terparkir di halaman sekolah.

*Maradotang*

Berita ini 0 kali dibaca