KARAWANG – Suasana penuh kekhusyukan dan semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Zikir Manaqib Anti Gempah yang digelar pada Minggu pagi, 12 Juli 2026 dimasjid Agung Karawang bersama guru agung Syekh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Maslul Ra Qs.
Kegiatan keagamaan yang dihadiri para jemaah dari berbagai daerah tersebut diawali dengan Salat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian zikir, pembacaan manaqib, doa bersama, serta tausiyah.
Sejak sebelum waktu Subuh, para jemaah telah berdatangan ke lokasi kegiatan.

Mereka mengikuti ibadah dengan penuh khidmat sebagai bentuk ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT, mempererat tali silaturahmi, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah kehidupan masyarakat.
Pelaksanaan Zikir Manaqib menjadi momentum penting bagi para pengamal Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN) Mahad Suryalaya Sirna Rasa Penghulu Pesantren Ketahanan Nasional ,PPKN 3.

untuk terus menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW serta meneladani perjuangan para ulama dalam menyebarkan ajaran Islam yang damai, santun, dan penuh kasih sayang.
Selain menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkokoh persaudaraan antarumat Islam.
Kebersamaan yang terjalin dalam majelis zikir dinilai menjadi energi positif dalam menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Pengurus TQN Karawang, Ustaz Hasanudin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri majelis zikir tersebut.
Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius, damai, dan selalu mengingat Allah SWT dalam setiap aktivitas kehidupan.
“Alhamdulillah, antusiasme jemaah sangat luar biasa. Kegiatan ini diawali dengan Salat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan zikir manaqib dan doa bersama. Kami berharap majelis seperti ini dapat terus istiqamah dilaksanakan sebagai wadah memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, serta memohon keberkahan dan keselamatan bagi bangsa dan masyarakat,” ujar Ustaz Hasanudin.
Ia juga mengajak seluruh umat Islam untuk terus menjaga semangat menghadiri majelis ilmu dan zikir sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Semoga setiap langkah yang kita tempuh menuju majelis zikir dicatat sebagai amal ibadah dan membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa Indonesia,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh kekhusyukan, dan diakhiri dengan doa bersama agar seluruh jemaah senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan rezeki, serta perlindungan dari segala bentuk musibah. Suasana haru dan kebersamaan begitu terasa hingga acara selesai, mencerminkan kuatnya semangat persatuan dalam bingkai nilai-nilai keislaman.
. Red
Berita Terkait
















Komentar