Ketua DPC LAKI Karawang Yanto Panji Apresiasi Rakernas LAKI, Perkuat Pengawasan Menuju Indonesia Emas 2045

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG – Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Karawang, Yanto Panji, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LAKI yang digelar di Asrama Haji Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (6/7/2026).

Rakernas ini dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkuat peran pengawasan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Rakernas LAKI tahun 2026 mengangkat tema “Peran Pengawasan Menuju Indonesia Emas 2045”, yang menegaskan komitmen organisasi dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Menurut Yanto Panji, tema tersebut sangat relevan dengan tantangan bangsa ke depan, khususnya dalam mencegah praktik korupsi dan penyalahgunaan kewenangan.

Dalam keterangannya, Yanto Panji menekankan tiga fokus utama hasil Rakernas yang harus menjadi pegangan seluruh jajaran LAKI, mulai dari pusat hingga daerah.

Pertama, fokus pada kesolidan dan loyalitas organisasi.

Baca Juga :  Guna Meningkatkan Kesejahteraan, Media Banyusari Bentuk Forum Wartawan Bergerak

Yanto Panji menilai bahwa kekuatan utama LAKI terletak pada persatuan dan loyalitas kader terhadap visi dan misi organisasi.

“Kesolidan adalah fondasi. Tanpa kebersamaan dan loyalitas yang kuat, pengawasan tidak akan berjalan maksimal. Rakernas ini mempertegas pentingnya satu komando dan satu tujuan dalam mengawal kepentingan publik,” ujarnya.

Kedua, fokus pada kesiapan mesin organisasi.

Ia menegaskan bahwa LAKI harus memiliki struktur dan sistem kerja yang siap bergerak kapan pun dibutuhkan masyarakat.

Konsolidasi internal, penguatan sumber daya manusia, serta sinergi antardaerah menjadi kunci agar LAKI tidak hanya kuat secara simbolik, tetapi juga tangguh dalam aksi nyata.

“Mesin organisasi harus hidup, responsif, dan terukur. LAKI harus siap turun ketika ada persoalan yang merugikan rakyat,” tegasnya.

Ketiga, fokus pada dampak nyata ke masyarakat.

Menurut Yanto Panji, pengawasan tidak boleh berhenti pada pernyataan sikap atau kritik semata.

Baca Juga :  Asep Ibe Ucapkan Selamat Atas Terbentuknya Pengurus FPMI DPD Karawang, Jangan Jadi Oknum Pelaku TPPO

Kehadiran LAKI harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“LAKI harus hadir di tengah rakyat, mendengar keluhan, mendampingi, dan memperjuangkan keadilan. Pengawasan yang baik adalah yang membawa perubahan nyata dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat kecil,” ucapnya dengan nada persuasif dan merakyat.

Ia juga berharap hasil Rakernas ini dapat segera diimplementasikan oleh seluruh DPC dan DPW LAKI di Indonesia, termasuk di Kabupaten Karawang.

Dengan soliditas yang kuat, kesiapan organisasi yang matang, serta orientasi pada kepentingan rakyat, LAKI diyakini mampu menjadi garda terdepan dalam pengawasan menuju Indonesia Emas 2045.

“Rakernas ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi panggilan perjuangan. LAKI harus terus konsisten, berani, dan berpihak kepada rakyat. Itulah esensi pengawasan yang sesungguhnya,” pungkas Yanto Panji.

. Irwan

Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊