Labuhanbatu Genjot PAUD: 5.000 Beasiswa & Wajib Belajar 1 Tahun

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Ket.Gambar : Bunda Paud,dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.KM

LABUHANBATU – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu memperkuat fondasi pendidikan sejak dini lewat Sosialisasi Apresiasi Bunda PAUD se-Kabupaten, yang digelar di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (6/7/2026).

Bertema “Bunda PAUD Bergerak, Bersinergi, dan Menginspirasi”, kegiatan ini jadi langkah strategis lahirkan generasi cerdas dan berkarakter.

Bunda PAUD Kabupaten, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.KM., menegaskan komitmen menjamin hak pendidikan setiap anak. “Tidak boleh ada anak putus sekolah atau tidak mengecap pendidikan. Mari bergandengan tangan wujudkan cita-cita anak Labuhanbatu,” ujarnya, memuji sinergi Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan instansi terkait yang terus berinovasi.

Baca Juga :  Bupati Labuhanbatu Hadiri Rapat APSAI

Bukti nyata disalurkan lewat 5.000 beasiswa untuk anak usia dini dan 50 beasiswa khusus peningkatan kompetensi guru PAUD. Ia juga mengingatkan pentingnya digitalisasi data: “Akun Bunda PAUD harus aktif, agar pemantauan dan penilaian di lapangan berjalan cepat dan akurat.”

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Abdi Jaya Pohan SH mengumumkan penerapan Program Wajib Belajar 13 Tahun. Aturannya, setiap anak wajib mengenyam pendidikan PAUD minimal satu tahun sebelum masuk SD.

“Ini fondasi kokoh lahirkan generasi emas yang cerdas, kompetitif, dan berakhlak mulia,” tegas Abdi.

Baca Juga :  Plt Bupati Labuhanbatu Laksanakan Sholat Idul Adha di Lapangan Ikabina Rantauprapat

Abdi menambahkan bahwa kebijakan ini adalah langkah strategis yang tidak bisa ditawar lagi. Pendidikan usia dini dianggap sebagai fondasi paling kokoh dalam pembentukan karakter, kecerdasan, dan kesiapan anak menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Investasi di usia emas ini akan melahirkan generasi emas Labuhanbatu yang cerdas, kompetitif, dan berakhlak mulia di masa depan,” pungkasnya.

Acara dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, perwakilan BP2KB, Diskominfo, serta jajaran Bunda PAUD dari kabupaten hingga desa. Langkah ini menegaskan pendidikan usia dini jadi prioritas utama pembangunan daerah.(DR)

Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊