Hari Terakhir Pesantren Kilat Ramadan SMPN 2 Babakancikao, Bentuk Siswa Unggul dan Bertakwa

Hari Terakhir Pesantren Kilat Ramadan SMPN 2 Babakancikao, Bentuk Siswa Unggul dan Bertakwa

PURWAKARTA – Dalam rangka mewujudkan visi “Terwujudnya Siswa yang Beriman, Bertakwa, Unggul, dan Tangguh dalam Menghadapi Tantangan Zaman”, SMP Negeri 2 Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, menggelar kegiatan Pesantren Kilat Ramadan yang memasuki hari terakhir pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan, semangat kebersamaan, serta nuansa religius yang kental di lingkungan sekolah.

Pesantren kilat yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadan ini menjadi salah satu program unggulan sekolah dalam membentuk karakter peserta didik. Sejak hari pertama, para siswa mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan yang dirancang untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, serta kedisiplinan.

Program ini juga diarahkan agar siswa mampu menjadi generasi yang unggul secara spiritual, intelektual, dan sosial, serta tangguh menghadapi tantangan perkembangan zaman. Pada hari terakhir pelaksanaan, kegiatan diisi dengan tadarus Al-Qur’an bersama, salat Duha berjamaah, tausiyah keagamaan, serta doa penutup yang dipanjatkan dengan penuh harap agar ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama pesantren kilat dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa tampak antusias dan khidmat mengikuti setiap rangkaian acara hingga selesai.

Kepala SMP Negeri 2 Babakancikao, Dra. Nining Kurningsih, S.Ag., menyampaikan bahwa pesantren kilat Ramadan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik semata, tetapi juga pada pembinaan mental dan spiritual peserta didik.

“Melalui pesantren kilat ini, kami berharap para siswa semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT, memiliki akhlak yang baik, serta mampu menjadi pribadi yang unggul dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujar Dra. Nining Kurningsih, S.Ag.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial kepada sesama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Para guru dan panitia pelaksana turut berperan aktif dalam mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. Sinergi antara tenaga pendidik dan peserta didik menciptakan suasana pembelajaran yang religius, edukatif, dan menyenangkan.

Hal ini sekaligus memperkuat kebersamaan dan rasa kekeluargaan di lingkungan sekolah.

Dengan berakhirnya kegiatan Pesantren Kilat Ramadan ini, SMP Negeri 2 Babakancikao berharap seluruh siswa dapat mengimplementasikan nilai-nilai keislaman yang telah dipelajari ke dalam kehidupan sehari-hari.

Sekolah optimistis bahwa melalui kegiatan ini akan lahir generasi muda yang beriman, bertakwa, unggul, dan tangguh, serta siap menghadapi tantangan zaman dengan landasan moral dan spiritual yang kuat.

Laporan: Leo
Editor: Irwan

Mungkin Anda Menyukai