
SUBANG, (HK) – Dalam dua pekan terakhir pesisir pantai Utara (Pantura) Subang dilanda banjir rob yang selain berdampak pada perumahan warga juga terhadap tambak dan areal persawahan.
Dusun Langensari RT 09 dan 10, RW 02, Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, Jawa Barat, dengan total sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 600 jiwa warga terdampak banjir pasang surut laut atau rob. Hal ini diperparah oleh meluapnya air sungai yang melintasi wilayah tersebut.
Pada Selasa (14/12/2021) Tim Barisan Relawan Arul, beserta kelompok relawan SEJAGAT, CALAWAK, family Sejagat didampingi MAP, Scouting Crew Subang , Pemdes Anggasari sempat datang ke lokasi bencana untuk mendistribusikan bantuan terhadap warga yang terdampak banjir rob.
Salah seorang warga RT 09 saat menerima bantuan dari para relawan, mengeluhkan kekecewaannya terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang yang sampai saat ini belum memberikan perhatian serius mengenai banjir rob. Menurut warga setempat banjir pasang surut laut dari bulan Oktober yang lalu hingga saat ini belum juga surut bahkan bertambah ketinggiannya .
Ketinggian air banjir yang merendam pemukiman warga, bervariasi dari 30 cm hingga 60 cm.
Selain rumah, banjir rob juga merendam fasilitas umum dan ratusan hektar tambak dan lahan pertanian milik warga di wilayah tersebut.
Ketua umum Barisan Relawan Arul, Khairul Anwar, S.E., atau yang akrab di panggil kang kang Arul turun langsung ke lokasi dan langsung mendistribusikan makanan siap saji dan obat-obatan secara door to door untuk warga yang terdampak banjir.
“Berdasarkan pantauan kami di lokasi pada hari Selasa kemarin Terdapat dua dusun yang mengalami kondisi terparah yaitu di Dusun Langensari dan Mulyasari,” jelas Arul ketika ditemui pihak media.(16/12/2021)
Dewi fatmawati yang merupakan ketua Sejagat atau akrab di panggil Bu Dewi ketika dikonfirmasi melalui telepon mengajak kepada para dermawan untuk ikut peduli terhadap warga yang terkena dampak banjir rob. Begitupun juga Ojos Ketua Calawak menyampaikan kepada masyarakat yang peduli untuk dapat menyisihkan sedikit rizqi guna membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah. (Nanang S)


