PANYABUNGAN (HK) – Jumlah korban warga Sibanggor Tonga dan Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina), Sumut, kian bertambah masuk rumah sakit.
Pantauan Media, hingga pukul 20:01 WIB, Selasa (27/9/2022), jumlah korban yang masuk UGD RSU Panyabungan dan RSU Permata Madina sekitar 41 orang.
Para korban mengalami badan lemas. Ruang UGD RSU Panyabungan dipenuhi para korban.
TONTON VIDEONYA :
Korban diduga paparan zat beracun yang keluar dari sumur geothermal milik SMGP, perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di Sibanggor.
Belum diketahui secara pasti awal mula insiden tersebut. Menurut Yasir (19), lelaki yang ikut mengantar neneknya ke rumah sakit, memang pada Selasa petang, PT SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power) dikabarkan pembukaan sumur wellpad-T.
Korban bernama Siti Aminah mengatakan pada saat ia keracunan sedang berada di dalam rumah. “Saya di dalam rumah,” katanya.
Bupati Mandailing Natal Saat di Wawancarai Terkait Puluhan Warga Sibanggor Diduga Keracunan Gas H2S
Sejak usai Magrib, raungan mobil ambulance di sepanjang jalan raya kota Panyabungan yang membawa para korban dari Sibanggor ke RSU Panyabungan dan RSU Permata Madina.
Ruang UGD RSU Panyabungan dipenuhi para korban yang berbaring lemah memperoleh pertolongan medis. (Red)

