Pencak Silat Internasional 2025, Tiga Siswa SMAN 3 Panyabungan Harumkan Nama Indonesia

Sumatera Utara, Mandailing Natal – Dalam ajang ‘3rd International Pencak Silat Indonesia Open 2025’ ada tiga siswa asal SMA Negeri 3 Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berhasil mengharumkan nama Indonesia.

Satu orang atas nama Azkyal Fikri tampil gemilang di kelas H (berat) tembus ke final meraih Perak, dua rekannya yakni Sakilah yang turun di kelas E (berat) serta Jihan Madina Hutapea di kelas C (ringan) sama-sama meraih Perunggu.

Ajang pencak silat internasional ini berlangsung di Gedung Serba Guna Pemprovsu, Jalan Williem Iskandar, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 4-10 Agustus 2025 kemarin.

Kejuaraan ini diikuti 100 perguruan dari 30 negara, dengan lebih dari 5.000 peserta. Di antara negara peserta lomba Adalah Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, hingga Prancis.

Prestasi gemilang ini membuktikan bahwa siswa SMA Negeri 3 Panyabungan mampu bersaing dan berprestasi di tingkat internasional. Rasa bangga capaian ketiganya pun diungkapkan oleh Kepala SMA Negeri 3 Panyabungan, Dra. Hj. Lesnatarida, MM.

Menurutnya, Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin berlatih, dan dukungan dari berbagai pihak termasuk sekolahnya.

“Prestasi ini membuktikan bahwa siswa-siswi SMA Negeri 3 Panyabungan mampu bersaing di level nasional bahkan internasional. Semoga ini menjadi motivasi bagi pelajar lainnya,” ujar Lesna, Senin (11/8/2025).

Lesna menambahkan, keikutsertaan para siswanya di 3rd Internasional Pencak Silat Indonesia Open 2025 yang digelar di Medan ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bakat generasi muda asal Kabupaten Madina di dunia olahraga bela diri, serta mengharumkan nama sekolah di kancah nasional.

“Capaian ini adalah kado manis bagi dunia pendidikan Madina, sekaligus bukti bahwa potensi generasi muda daerah mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Diakuinya, Prestasi para pelajar ini lahir dari kerja keras, latihan, dan doa dari orangtua dan juga guru guru pendidik.

“Semoga semakin banyak siswa-siswi Madina, khususnya SMA Negeri 3 Panyabungan, yang mengharumkan nama daerah,” tutupnya.

Mungkin Anda Menyukai