Isra Mi’raj Bukan Seremonial, Ketua IWO Karawang Serukan Penguatan Moral dan Profesionalisme Pers

Isra Mi’raj Bukan Seremonial, Ketua IWO Karawang Serukan Penguatan Moral dan Profesionalisme Pers

KARAWANG – 16 Januari 2026 / 1447 H
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW menjadi momentum spiritual yang sangat penting bagi umat Islam, tidak hanya sebagai peristiwa sejarah keagamaan, tetapi juga sebagai sumber nilai dan tuntunan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung yang sarat makna, mengajarkan umat tentang pentingnya keimanan yang kokoh, keikhlasan dalam pengabdian, serta kedisiplinan dalam menegakkan shalat sebagai tiang kehidupan.

Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) DPD Kabupaten Karawang, Syuhada Wisastra, A.Md., CHRM, dalam pernyataannya menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 16 Januari 2026 / 1447 H kepada seluruh umat Islam, khususnya insan pers di Kabupaten Karawang dan Indonesia pada umumnya.

Menurutnya, peringatan Isra Mi’raj tidak boleh dimaknai sebatas seremonial tahunan, melainkan harus menjadi penguat spiritual dan moral dalam setiap langkah kehidupan. Nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj, terutama perintah shalat, mengajarkan tentang kedisiplinan, tanggung jawab, serta komitmen yang kuat terhadap amanah.

“Momentum Isra Mi’raj ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, meneguhkan keimanan, serta menumbuhkan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tegas Syuhada Wisastra.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa bagi insan pers, nilai-nilai Isra Mi’raj memiliki relevansi yang sangat kuat dalam menjalankan tugas jurnalistik. Pers dituntut untuk selalu menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta etika dalam setiap karya jurnalistik yang dihasilkan. Keberpihakan pada kebenaran, keadilan, dan kepentingan publik harus menjadi prinsip yang tidak bisa ditawar.

“Sebagai pilar keempat demokrasi, pers memiliki tanggung jawab moral yang besar. Isra Mi’raj mengajarkan kita untuk jujur, amanah, dan konsisten dalam menjalankan peran masing-masing. Wartawan harus tetap berdiri di atas kebenaran, tidak tergoda oleh kepentingan sempit, serta berani menyuarakan fakta demi kepentingan masyarakat,” ujarnya dengan tegas.

Syuhada juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Isra Mi’raj sebagai pijakan dalam mempererat persaudaraan, menjaga persatuan, serta berkontribusi positif bagi kemajuan daerah dan bangsa. Ia menilai bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut adanya kekuatan spiritual dan moral yang kokoh agar tidak mudah tergerus oleh arus kepentingan yang menyesatkan.

“Dengan menjadikan Isra Mi’raj sebagai refleksi dan pijakan, kita berharap lahir pribadi-pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, serta peduli terhadap sesama. Dari sanalah kebaikan akan terus tumbuh dan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Ketua IWO Indonesia DPD Kabupaten Karawang kembali menyampaikan doa dan harapan agar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, serta penguatan iman bagi seluruh umat Islam.

“Selamat Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, 16 Januari 2026 / 1447 H. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita semua dalam jalan kebenaran,” pungkasnya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. (Boleng)

Mungkin Anda Menyukai