Kepedulian Penuh, Lapas Rantauprapat Prioritaskan Kesehatan 19 Warga Binaan Lansia

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Ket.Gambar :  Lapas Saat Pemeriksaan Kesehatan 19 Warga Binaan Lansia

Rantauprapat — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat terus mewujudkan pelayanan kesehatan yang adil dan menyeluruh. Kali ini, perhatian khusus ditujukan bagi kelompok paling rentan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) lanjut usia, melalui pemeriksaan kesehatan rutin yang digelar di Klinik Pratama setempat pada Senin (5/10/2026)

Sebanyak 19 warga binaan yang berusia lanjut turut serta dalam kegiatan tersebut. Pemeriksaan ini bukan sekadar prosedur rutin, melainkan bentuk nyata kepedulian lembaga agar para lansia tetap sehat, terawat, dan terlindungi dari risiko gangguan kesehatan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh dokter Lapas Rantauprapat, dr. Dwi Manullang, didampingi tim medis serta perawat klinik. Pelayanan dirancang secara menyeluruh, mengingat warga binaan lansia memerlukan pemantauan dan perawatan yang lebih intensif dibandingkan kelompok lainnya.

Baca Juga :  Peredaran Narkotika Di Bilah Hilir, Diungkap Polres Labuhanbatu

Rangkaian pemeriksaan mencakup pengukuran tanda-tanda vital — tekanan darah, suhu tubuh, frekuensi nadi, hingga laju pernapasan. Tak berhenti di situ, juga dilakukan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM), meliputi skrining gula darah, kolesterol, dan asam urat guna mengantisipasi dini potensi hipertensi maupun diabetes.

Para warga binaan juga mendapat kesempatan berkonsultasi langsung mengenai keluhan fisik yang dirasakan sehari-hari. Tim medis memberikan penjelasan, arahan kesehatan, sekaligus menyiapkan resep obat dan vitamin penunjang daya tahan tubuh sesuai kebutuhan masing-masing.

Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Yosef Leonardo Sihombing, menegaskan bahwa pemenuhan hak kesehatan adalah prioritas utama dan tidak boleh dikesampingkan bagi siapa pun, termasuk warga binaan. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Pemasyarakatan yang menjamin hak asasi setiap orang yang berada di dalam pengawasan lembaga.

Baca Juga :  Lapas Rantauprapat Perkuat Kerja Sama dengan Puskesmas Sigambal

“Melalui optimalisasi kinerja Klinik Pratama Lapas Rantauprapat, kami ingin memastikan seluruh warga binaan khususnya para lansia dapat menjalani masa pembinaan dalam keadaan sehat, bugar, dan terjamin kesehatannya,” ujar Yosef.

Sementara itu, dr. Dwi Manullang menjelaskan bahwa pemeriksaan seperti ini dilakukan secara berkala. Penanganan dini dan pemantauan konsisten diharapkan mampu mencegah berkembangnya penyakit kronis, sekaligus menjaga lingkungan hunian tetap aman dan sehat bagi seluruh penghuni.

Langkah ini membuktikan bahwa pembinaan di Lapas Rantauprapat tidak hanya soal kedisiplinan, melainkan juga tentang menjaga martabat dan kesejahteraan setiap warga binaan tanpa terkecuali.(DR)

Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊