Pencarian Hari ke-2, Baru Bengkahan Kayu dan Topi Korban Ditemukan

Mandailing Natal, Panyabungan Selatan – Operasi pencarian terhadap seorang warga Kelurahan Tanobato Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang hilang masih terus dilakukan. Sampai sejauh ini, tim SAR gabungan belum menemukan keberadaan korban, baru bengkahan kayu dan topi yang dibawa korban ditemukan.

Saat dihubungi, Lurah Tanobato Sahnul Harahap, S.Sos mengatakan, pencarian korban yang hilang atas warganya bernama Fahruddin (58) itu sudah memasuki hari kedua dan baru menemukan bengkahan kayu dan topi yang dibawa korban.

“Hari ini sudah hari kedua. Tim gabungan melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran disekitar lokasi awal kejadian beliau menghilang,” ujar Sahnul di Tanobato melalui whatsapp ke media ini, Selasa (10/1/2023) malam.

Operasi pencarian yang melibatkan tim Basarnas Kabupaten, Babinsa Koramil 13 Panyabungan, Polsek Panyabungan Selatan, Pemerintah Kelurahan dan Kecamatan serta masyarakat setempat.

Posko dan dapur umum pun didirikan dekat lokasi, namun hingga pukul 19.00 Wib hari ini, korban belum ditemukan. Pencarian pun malam harinya dilanjutkan masyarakat setempat, sementara besok pagi hingga sore tim SAR gabungan kembali turun.

Sebelumnya, diungkapkan Lurah Tanobato dari informasi warga setempat, pada hari Minggu (8/1/2023), ada 4 (empat) warga yang berangkat ke sebuah kebun untuk bekerja membersihkan lahan perkebunan. Seperti kebiasan di kampung pulang dari hutan bakal sekalian membawa potongan pohon yang bulat untuk bahan kayu bakar di rumah. Diantara yang 4 orang ini, ada 3 yang lebih duluan selesai mencari potongan pohon, dan lebih duluan turun dari kawasan hutan tersebut.

“Sesudah sampai dipersimpangan Desa Pagaran Sigala Gala, mereka bertiga melihat kawannya yang bernama Fahruddin (58) tidak juga sampai, sementara waktu sudah menunjukkan pukul 17.00 Wib. Sudah sekian lama menanti mereka bertiga ini pun melanjutkan ke rumah masing-masing di daerah Jembatan Bosi Kelurahan Tanobato,” ungkap Sahnul.

Dia pun melanjutkan, mereka yang duluan turun ini se sampainya di Jembatan Bosi, mereka pun bertanya sama keluarga Fahruddin, apakah beliau sudah pulang duluan. Mereka tunggu hingga habis maghrib, ternyata beliau belum juga datang. Akhirnya mereka ambil inisiatif mencari Fahruddin ke lokasi di malam hari.

“Disitu mereka temukan bekas pemotongan pohon yang belum diangkut. Dari situ mereka meyakini bahwa Fahruddin masih berada di dalam hutan,” jelasnya.

Pencarian pun hingga pagi hari mereka lakukan di dalam hutan, namun tidak membuahkan hasil. Sehingga mereka pun paginya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat, Lurah dan Kantor Camat Panyabungan Selatan.

Usai ada laporan kejadian atas warganya, Lurah Tanobato ini pun menyampaikan tim pun dibentuk mulai dari personil Babinsa, Polsek, pihak kecamatan dan lurah beserta masyarakat setempat dibantu tim Basarnas Kabupaten untuk melakukan pencarian dihari pertama. Pencarian ini pun dilakukan mulai pagi hingga sore pukul 17.00 wib. Malam pun dilanjutkan oleh warga setempat. Dapur umum pun disediakan untuk warga yang ikut dalam pencarian, berlokasi tidak jauh dari lokasi awal kehilangan.

Sampai di malam hari pertama warga hanya menemukan bengkahan kayu yang diduga dibawa Fahruddin berjarak waktu perjalanan selama 30 menit dari lokasi awal. Bengkahan kayu ini ditemukan di sekitar bekas tanah longsoran besar hutan yang ada di Desa Pagaran Sigala Gala. Masuk ke hari kedua pencarian, jelang siang didalam hutan tim pun menemukan sebuah topi milik Fahruddin di lokasi arah Putusan. Menurut warga jaraknya ada 300 meter dari lokasi bengkahan kayu yang ditemukan sebelumnya.

Sahnul pun menuturkan, kabarnya warga di malam kedua ini pun akan tetap turun mencari keberadaan Fahruddin. Pihaknya pun bersama kecamatan telah melakukan kegiatan swadaya membantu keluarga Fahruddin, begitu juga halnya masyarakat kita ajak untuk melakukan swadaya semampunya untuk membantu pihak keluarga dan tim pencari khususnya warga yang turun dimalam hari.

“Semoga saudara kita bapak Fahruddin segera kita temukan dalam keadaan sehat, keluarga tabah dan sabar, mempercayakan sepenuhnya kepada tim pencari. Dan, terima kasih kepada semua tim yang turun serta warga yang ikut mencari tetap sehat dan semangat,” pungkasnya. (JN)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan