Proyek Pemagaran SDN Tegalurung 1 Cilamaya Kulon Tuai Sorotan, Keterangan Pekerja dan Pengawas Berbeda

Poto kondisi pondasi pemagaran SDN Tegalurung 1 Gunakan Hebel.

 

KARAWANG // Proyek pembangunan pemagaran SDN Tegalurung 1 Kecamatan Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang yang dikerjakan oleh Cv. Potensi Karawang dengan nilai anggaran Rp. 142.000.000.00 sumber anggaran APBD Karawang tahun 2025 mulai menjadi sorotan publik. Pasalnya, terdapat perbedaan keterangan antara pekerja di lapangan, konsultan, dan pihak pengawas terkait teknis pekerjaan.

Seorang pekerja yang ditemui di lokasi proyek mengaku bahwa pemasangan pagar tersebut tidak menggunakan selup (lapisan tambahan yang biasanya dipakai pada konstruksi besi dan pondasi). Pondasi pakai hebel tidak menggunakan batu belah, adapun kolom pembesian sesuai pondasi yang dipasangkan sekitar 20-25 Cm.

“Di sini nggak pakai selup, langsung dikerjakan saja sesuai perintah. Kami hanya ikut kerja saja,” kata salah satu kuli bangunan di sela aktivitasnya, Rabu 13 Agustus 2025.

Namun berbeda dengan pengawas proyek. Iki Rizki saat dikonfirmasi, pengawas menegaskan bahwa pekerjaan sudah sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan teknis yang berlaku, termasuk penggunaan selup.

“Semua pekerjaan sesuai dengan RAB dan aturan teknis. Kami pastikan kualitas tetap dijaga,” ujarnya.

Sementara itu, pihak konsultan proyek Ade menyampaikan bahwa pekerjaan pemagaran ini pakai selup ukuran 15 X 20 Cm diatas pondasi.

“Biar ada kekuatan kalau pakai selup,” katanya.

Perbedaan keterangan ini memunculkan tanda tanya di kalangan masyarakat terkait transparansi dan kualitas pengerjaan proyek pemagaran sekolah tersebut. Diharapkan agar pihak terkait dapat memberikan penjelasan terbuka sehingga tidak menimbulkan kecurigaan. (Sul)

Mungkin Anda Menyukai