MTQ Cilamaya Wetan Berlangsung Meriah Ketua Panitia H. Eeng Ucapkan Terima Kasih, Rhadiyya dari Desa Sukatani Raih Juara Satu Lomba Kaligrafi

Poto : H. Eeng perlihatkan kaligrafi Rhadiyya Juara Satu.

 

KARAWANG – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, berlangsung meriah dan penuh khidmat di halaman Kantor Kecamatan Cilamaya Wetan, Senin (20/10/2025). Kegiatan tahunan yang sarat nilai religius ini dihadiri unsur Muspika, para tokoh agama, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Cilamaya Wetan.

Acara yang menjadi ajang syiar Islam ini juga mendapat dukungan dari berbagai sponsor, di antaranya Mie Sedaap dan Top Coffee, yang turut memeriahkan suasana dengan menyediakan produk serta hadiah menarik bagi peserta dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Camat Cilamaya Wetan, Ade Setiawan, S.STP., M.M., menyampaikan apresiasi atas semangat seluruh pihak yang berpartisipasi dalam pelaksanaan MTQ tahun ini. Ia menegaskan bahwa MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sarana seleksi untuk mencari qori dan qoriah terbaik yang akan mewakili Kecamatan Cilamaya Wetan di tingkat Kabupaten Karawang.

“MTQ tingkat kecamatan ini diikuti oleh warga Cilamaya Wetan yang dibuktikan dengan KTP atau KK. Dari total 12 desa, sebanyak 11 desa mengirimkan wakilnya. Hanya satu desa, yaitu Muara Baru, yang belum berpartisipasi,” ujar Ade.

Peserta MTQ berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar SMA, santri pondok pesantren, hingga masyarakat umum. Beberapa lembaga pendidikan yang berpartisipasi antara lain SMA Cilamaya, Pondok Pesantren Nurul Hikmah Rawagempol Wetan, As-Siddiqiyah Sugihmukti, dan Tahfidzul Qur’an Tarbiatul Aulad.

“Total peserta yang mendaftar sebanyak 52 orang. Dua peserta berhalangan hadir karena satu sedang mondok dan tidak diizinkan pihak pesantren, sementara satu lainnya sedang sakit,” jelas Ade.

Menariknya, tahun ini panitia menambahkan cabang lomba Kaligrafi Al-Qur’an yang menjadi daya tarik baru dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Lomba ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai desa yang menampilkan karya seni kaligrafi dengan nilai estetika dan religius tinggi.

Dalam cabang ini, Rhadiyya Tsabitha Wijaya, kontingen dari Desa Sukatani, berhasil meraih Juara 1 Lomba Kaligrafi Al-Qur’an Golongan Hasan Mushaf Putri. Karyanya dinilai memiliki keindahan komposisi, ketepatan penulisan ayat, serta kreativitas tinggi yang menggabungkan nilai seni dan spiritualitas Islam.

Camat Ade mengapresiasi capaian tersebut dan berharap muncul lebih banyak generasi muda yang mencintai seni Islam.

“Cabang kaligrafi ini menjadi magnet baru. Selain memperkaya jenis lomba, juga menumbuhkan kecintaan terhadap keindahan ayat suci Al-Qur’an,” ujarnya.

MTQ tahun ini mempertandingkan lima cabang utama ditambah satu cabang kaligrafi. Penilaian dilakukan oleh enam dewan juri dari LPTQ Kabupaten Karawang secara objektif dan profesional.

Ade berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pembinaan dan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an di masyarakat.

“Kami ingin MTQ ini melahirkan qori-qoriah dan seniman kaligrafi unggul yang mampu mengharumkan nama Cilamaya Wetan di tingkat kabupaten,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ, H. Eeng Haerudin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan acara.

“Kami bersyukur MTQ tahun ini berjalan lancar dan meriah. Terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, sponsor, dan masyarakat yang telah berpartisipasi. Antusiasme masyarakat sungguh luar biasa, terutama pada cabang kaligrafi yang diminati banyak generasi muda,” tutur H. Eeng.

Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, MTQ tingkat Kecamatan Cilamaya Wetan tahun 2025 menjadi bukti nyata bahwa masyarakat setempat masih menjunjung tinggi nilai-nilai religius sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan sosial. (Irwan)

Mungkin Anda Menyukai