Silaturahmi Terputus, Kepala SMP Negeri 3 Purwakarta Tak Kunjung Dapat Ditemui

Silaturahmi Terputus, Kepala SMP Negeri 3 Purwakarta Tak Kunjung Dapat Ditemui

PURWAKARTA – Kepala SMP Negeri 3 Purwakarta, Muhamad Husni, dilaporkan sulit ditemui oleh awak media. Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya, terutama terkait komunikasi dan keterbukaan informasi di lingkungan sekolah. Berdasarkan pantauan awak media, upaya untuk bertemu langsung dengan kepala sekolah telah dilakukan beberapa kali.

Namun, setiap kali berkunjung ke sekolah yang berlokasi di wilayah Purwakarta itu, awak media selalu mendapat keterangan serupa dari pihak sekolah, yakni bahwa kepala sekolah sedang sibuk dan tidak dapat ditemui.

Hal serupa kembali terjadi pada Selasa, 10 Maret 2026. Saat awak media kembali mendatangi sekolah untuk kesekian kalinya dengan maksud bersilaturahmi sekaligus meminta klarifikasi terkait sejumlah hal, kepala sekolah kembali tidak bisa ditemui.

Seorang staf sekolah yang mengaku sebagai bendahara menyampaikan bahwa Muhamad Husni tengah disibukkan dengan berbagai kegiatan sehingga belum dapat menerima tamu.

“Kepala sekolah sedang sibuk, jadi belum bisa ditemui,” ujar bendahara sekolah tersebut singkat kepada awak media.

Kondisi ini dinilai kurang ideal, mengingat peran kepala sekolah sebagai pimpinan tertinggi di satuan pendidikan juga berkaitan erat dengan keterbukaan informasi kepada publik, termasuk kepada media massa.

Media sebagai mitra strategis dunia pendidikan memiliki fungsi untuk menyampaikan informasi yang berimbang dan edukatif kepada masyarakat.

Sulitnya menemui kepala sekolah tersebut dikhawatirkan dapat memutus tali silaturahmi serta memunculkan berbagai spekulasi dan tanda tanya di tengah masyarakat.

Terlebih, komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan media sangat diperlukan guna menjaga kepercayaan publik serta mendukung kemajuan dunia pendidikan.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berharap dapat bertemu langsung dengan Kepala SMP Negeri 3 Purwakarta untuk mendapatkan penjelasan resmi serta membangun komunikasi yang lebih terbuka dan konstruktif ke depannya.

Reporter: Leo

Mungkin Anda Menyukai