Warga Cihonje Digegerkan, Seorang Pria Tewa Gantung Diri di Tembok Rumah Kontrakan

Warga Cihonje Digegerkan, Seorang Pria Tewa Gantung Diri di Tembok Rumah Kontrakan

GARUT – Seorang pria berinisial JM (45) ditemukan tewas mengakhiri hidup dengan cara menggantung diri di tembok rumah kontrakannya. Kejadian ini berlangsung di Jalan Pataruman, Kampung Cihonje RT.02 RW.10, Kelurahan Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Senin malam, 27 April 2026.

Kronologi Kejadian
Kapolsek Tarogong Kidul, AKP Agus Kustanto, SH, membenarkan peristiwa tersebut. Menurut keterangan istri korban, Santi, sekitar pukul 13.30 WIB dirinya berangkat kerja meninggalkan rumah dalam keadaan terkunci, dan saat itu suaminya tidak berada di rumah.

Namun, sekitar pukul 18.19 WIB, Santi menerima pesan chat dan video WhatsApp dari korban. Dalam pesan tersebut, korban menyampaikan niatnya untuk bunuh diri sembari memperlihatkan seutas tali kabel Wi-Fi. Sayangnya, saat itu Santi tidak menghiraukan pesan tersebut.

Sekitar pukul 22.00 WIB, Santi pulang kerja dan mengecek seluruh ruangan namun tidak menemukan suaminya. Saat mengecek bagian belakang rumah dekat makam keluarga, Santi terkejut melihat korban sudah tergantung di tembok dengan leher terjerat kabel Wi-Fi yang melintang di atas rumah.

Sontak Santi panik dan segera memberitahukan warga sekitar serta Ketua RW, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

“Setelah menerima laporan, personel Polsek Tarogong Kidul langsung menuju TKP bersama tim medis. Korban kemudian diturunkan dan dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan pemeriksaan,” jelas AKP Agus Kustanto.

Hasil Visum dan Keterangan Keluarga
Berdasarkan hasil visum di RSUD dr. Slamet Garut, diduga kuat korban meninggal dunia akibat penggantungan diri. Hingga saat ini, polisi belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik atau bekas penganiayaan pada tubuh korban.

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi jenazah. Saat ini jenazah sudah diserahkan kepada keluarga dan rencananya akan dimakamkan di tempat orang tua korban.

“Mengenai motif pastinya masih belum diketahui. Kami masih mendalami penyebab pastinya,” tambahnya.

Himbauan
Pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah putus asa dalam menghadapi masalah. Segera berdiskusi dengan keluarga atau orang terdekat jika sedang memiliki beban pikiran yang berat.

Reporter: Kusdiawan

Mungkin Anda Menyukai