Tokoh Masyarakat Desa Pulojaya Beri Waktu 3 x 24 Jam, Oknum Wartawan “B” Untuk Datang Minta Maaf

Tokoh Masyarakat Desa Pulojaya Beri Waktu 3 x 24 Jam, Oknum Wartawan “B” Untuk Datang Minta Maaf

KARAWANG II Belum ada itikad baik dari oknum wartawan Inisal “B” yang dianggap menuding dan memfitnah Pemdes Pulojaya Kecamatan Lemahabang Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dengan pemberitaannya terkait pekerjaan TPT yang bukan pekerjaan Pemdes Pulojaya, masyarakat makin geram.

Pasalnya, semenjak terbitnya berita oleh B, sejak Senin, 10 April 2023 hingga Rabu, Rabu 12 April 2023 ini, “B” dianggap cuek bebek, dengan tidak melakukan permohonan maaf sebagaimana yang diinginkan oleh Pemdes dan masyarakat Desa Pulojaya.

Hal itu disesalkan oleh beberapa tokoh masyarakat Desa Pulojaya salah satunya, yaitu A (54), Ia menyampaikan kepada media dutapublik.com, bahwa dirinya menunggu itikad baik dari B, sampai saat ini.

“Kita hanya meminta kepada B. agar datang menghadap ke masyarakat di sini, untuk meminta maaf atas pemberitaan yang telah dilakukannya. Bagaimanapun juga, Pemdes Pulojaya merasa difitnah dengan berita yang ditulis dan diterbitkan oleh B,” ujarnya, saat diwawancarai pada Rabu (12/4/2023) sore hari.

Sekalipun  beritanya sudah dihapus, lanjut A, namun, berita tersebut sudah beredar dan menjadi konsumsi publik.

“Betita itu sempat beredar jadi konsumsi publik. Dengan dihapusnya berita itu oleh B, bukan berarti masalah fitnah ini selesai. Karena B sendiri hingga saat ini belum melakukan permintaan maaf ke kami selaku masyarakat Desa Pulojaya. Kalo B, sudah datang ke kami dan meminta maaf secara langsung, baru masalah bisa dikatakan selesai,” tuturnya.

A, menegaskan, bahwa dirinya atas nama masyarakat Desa Pulojaya, bukan ingin memperpanjang masalah tersebut.

“Sampai sekarang kan itu si B, gak ada itikad baiknya untuk meminta maaf kepada masyarakat Desa Pulojaya. Mulai dari sekarang kami tunggu 3 X 24 jam itikad baik B, saya imbau untuk datang meminta maaf secara resmi kepada Pemdes dan masyarakat Desa Pulojaya. Apa susahnya sih datang meminta maaf!,” tegasnya.

Di tempat yang sama, W (53), yang juga merupakan tokoh masyarakat Desa Pulojaya, mengimbau kepada B, untuk beritikad baik segera meminta maaf kepada masyarakat Desa Pulojaya agar tidak berkepanjangan.

“Agar masalah ini tidak berlarut larut, saya harapkan, B, segera meminta maaf kepada masyarakat Desa Pulojaya, dengan datang langsung. Jangan mengganggap masyarakat Desa Pulojaya itu bodoh. Saya sangat mengapresiasi, jika B, secara jantan datang dan meminta maaf kepada kami,” tegasnya.

Ditambahkan W, dirinya hanya sekedar mengingatkan B, untuk beritikad baik meminta maaf.

“Kami sudah menyampaikan imbauan, adapun, B, tidak mau meminta maaf kepada kami, ya, itu silahkan saja. Tapi, walaupun kami ini orang kampung, kami tidak buta hukum,” tandasnya.

Pewarta Irwanto

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan