Sumatera Utara, Mandailing Natal – Rasa syukur diutarakan oleh Misrawati Pulungan, Guru Maghrib Mengaji yang ada di Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Dia sudah lama menantikan pencairan insentif atas profesi yang dijalaninya. Kini akhirnya ia menerima honor selama 4 bulan atas pengabdiannya memberikan ilmu kepada murid di kampungnya.
“Alhamdulillah, Terima kasih Pak Bupati, mudah-mudahan atas bantuan dan kepedulian bapak terhadap kami selaku guru maghrib mengaji ini di balas oleh Allah Swt serta diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah,” ucap Misrawati, Sabtu (1/7/2023).
Dia mengakui insentif ini sangat menolong, semoga bantuan yang diberikan akan dipergunakan sebaik mungkin dan selebihnya di pergunakan untuk keperluan mengaji.
Sebelumnya diberitakan, Puluhan Guru MDA, PAUD, Guru maghrib mengaji, BKM Mesjid dan Bilal Mayit se- Kecamatan Bukit Malintang Kabupaten Madina telah menerima intensif selama 4 bulan dari anggaran Dana Desa tahun 2023.
Penyerahan intensif keagamaan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Bukit Malintang pada hari Sabtu (1/7/2023).
Camat Bukit Malintang Roihan Matondang mengatakan penyaluran intensif tersebut sesuai dengan amanat Bupati Madina H.M. Ja’far Sukhairi Nasution yang tertuang dalam Peraturan Bupati Nomor : 63 Tentang Pedoman Pemberian Insentif bagi para Guru Maghrib Mengaji, MDA dan Bilal Mayit serta BKM Mesjid.
“Hari ini intensif para guru-guru kita dan juga Bilal Mayit dan BKM Masjid sudah kita salurkan semuanya. Mudah-mudahan bermanfaat bagi mereka, karena insentif tersebut resmi menjadi tanggung jawab desa melalui anggaran Dana Desa,” kata Roihan Tanjung.
Diketahui intensif yang di cairkan ini bertujuan untuk memakmurkan para guru serta seluruh pengurus Mesjid dan Bilal Mayit yang ada di seluruh desa. Selain itu, intensif ini juga diharapkan dapat memperkuat persatuan lewat program-program peduli keagamaan demi kebaikan umat.
Untuk itu puluhan warga yang berprofesi di bidang keagamaan yang da di wilayah ini perlu diperhatikan oleh pemerintah.

