Rayakan Hari Jadinya Solidaritas Pekerja Seni Bersatu (SPSB) Galang Dana Untuk Santuni Anak Yatim

Rayakan Hari Jadinya Solidaritas Pekerja Seni Bersatu (SPSB) Galang Dana Untuk Santuni Anak Yatim

KARAWANG || Selama bulan Januari ini Artis, Mc, dan Musisi yang tergabung dalam Solidaritas Pekerja Seni Bersatu (SPSB) menggelar aksi penggalangan dana dengan live musik mengumpulkan donasi untuk anak yatim. Kegiatan tersebut dalam rangka memeriahkan hari jadinya yang ke 8 tahun, para artis dan musisi dangdut ini tanpa sungkan menggelar penggalangan dana di pertigaan lampu merah Krasak Cilamaya Wetan yang nantinya akan diberikan kepada anak yatim.

Penasehat SPSB Serma (Purn) Rosidi atau yang akrab di sapa Sersan Idi mengungkapkan, kegiatan penggalangan dana ini semata-mata untuk menggalang kepedulian masyarakat yang memikirkan anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu, agar bisa diberikan santunan.

“Kami melaksanakan kegiatan sosial ini untuk diberikan kepada anak yatim. Sekaligus perayaan HUT SPSB ke 8 tahun, yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 1 Pebruari 1025 dihalaman kantor Camat Cilamaya Wetan. Dalam dua pekan ini sudah tiga kali dilaksanakan , pertama dipasar gempol Banyusari, kedua pasar Jatiragas Jatisari, dan sekarang di pertigaan lampu merah krasak cilamaya wetan,” ungkapnya kepada media, Sabtu 12 Januari 2025.

Dengan kegiatan sosial tersebut Seran Idi berharap mampu mengetuk hati masyarakat muslim, khususnya di Cilamaya Wetan juga semakin termotivasi untuk menyalurkan dananya, meskipun sedikit namun jika dikumpulkan hasilnya cukup untuk membantu saudaranya yang sedang membutuhkan uluran tangan.

“Perlu diketahui SPSB ini gabungan artis, musisi dan pekerja seni diwilayah Kabupaten Karawang dan Subang. Dan setiap ada bencana alam atau kegiatan sosial selalu ikut andil,” ujar nya.

Diakui Sersan Idi untuk kegiatan penggalangan dana kali ini akan difokuskan untuk menyantuni anak yatim. Para artis, Musisi dan pekerja seni musik meluangkan waktunya untuk menggalang dana, baik dari kalangan anggota SPSB sendiri dan dari masyarakat umum.

“Kami ingin anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu nantinya juga merasakan kebahagiaan,” pungkasnya.

(Irwan)

Mungkin Anda Menyukai