Bantu Permasalahan Petani, kajari Madina Berhasil Turunkan BWS Bersihkan Saluran Irigasi di Huta Bargot

MANDAILING NATAL (HK) – Kamis, 10 Juli 2025 Kejaksaan Negeri Mandailing Natal telah melaksanakan Dukungan moril dengan turut serta dalam kegiatan gotong royong perbaikan saluran irigasi air di Desa Sayur Maincat Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal.

Bantuan Moril tersebut merupakan inisiasi dari Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal melalui bidang Intelijen Kejari Madina.

Dukungan moril kejari madina tersebut membuahkan hasil dan memberikan dampak positif bagi masyarakat petani yaitu selain membantu untuk pembersihan saluran irigasi air, aksi gotong royong tersebut disambut baik oleh pihak BWS (Balai Wilayah Sungai) PUPR Provinsi Sumatera Utara dengan langsung menurunkan alat berat untuk dapat menindaklanjuti permasalahan yang ada dilapangan secara cepat.

Aksi nyata dari Kejari Madina tersebut memberikan dorongan bagi pihak BWS (Balai Wilayah Sungai) PUPR Provinsi Sumatera Utara untuk segera merespon dan pada hari ini senin, 14 Juli 2025 pukul 14.00 wib bertempat di Desa Sayur Maincat Kecamatan Hutabargot Kabupaten Mandailing Natal, BWS (Balai Wilayah Sungai) PUPR Provinsi Sumatera Utara telah menurunkan 1 (Satu) unit alat berat excavator untuk melaksanakan pembersihan saluran irigasi air tersebut.

Bahwa pemerintah Kecamatan Hutabargot, pemerintah Desa Sayur Maincat dan Masyarakat petani sangat bersyukur dengan aksi nyata dari kejari madina sehingga pihak BWS (Balai Wilayah Sungai) PUPR Provinsi Sumatera Utara bisa segera turun kelapangan.

“Kami sangat bersyukur, sebagaimana komitmen kejari madina untuk turut membantu mengatasi masalah ini dan hari ini pihak BWS (Balai Wilayah Sungai) PUPR Provinsi Sumatera Utara sudah menurunkan alat berat untuk membersihkan saluran irigasi air sehingga harapannya kegiatan para petani dapat berjalan lancar,” ujar Setyaning Srimaryani, S.STP selaku Camat Hutabargot.

Ditempat yang sama, Muhammad Alawi selaku Kepala Desa Sayur Maciat menyampaikan, mengucapkan terimakasih kepada Kajari Mandailing Natal, karena saat persoalan ini diikut campurkan dengan Kejaksaan, permasalahan pembersihan irigasi ini mendapat respon cepat dari pihak BWS (Balai Wilayah Sungai) PUPR Provinsi Sumatera Utara.

“Sebelumnya keluhan kami Masyarakat sering diabaikan dan tidak direspon. Kegiatan pembersihan juga dilakukan sampai esok hari,” katanya.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Madina menegaskan bahwa kejari mandailing natal semakin berkomitmen untuk kedepan terus hadir di tengah masyarakat dan merespon cepat setiap permasalahan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, khususnya dalam bidang ketahanan pangan. Kejari madina akan selalu terbuka terhadap permasalahan Masyarakat.

“Kami berharap kedepan baik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Pemerintah Desa, dan aparat penegak hukum secara bersama-sama menumbuhkan rasa kepekaan dan kepedulian terhadap problematika yang ada di tengah-tengah masyarakat guna mewujudkan kesejahteraan bagi Masyarakat,” ujar Jupri.

 

Peliput : Maradotang

Mungkin Anda Menyukai