SMAN Cilamaya Karawang Rutin Gelar “Sapa Pagi”, Wujudkan Sekolah Ramah dan Berkarakter

Poto kegiatqn sapa pagi di SMAN Cilamaya Karawang.

 

KARAWANG – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Cilamaya, Kabupaten Karawang, terus berupaya menanamkan nilai kedisiplinan, sopan santun, dan semangat kebersamaan melalui kegiatan rutin “Sapa Pagi”. Kegiatan ini menjadi tradisi positif yang digelar setiap pagi sebelum kegiatan belajar dimulai.

Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Ustadz Firdaus, menjelaskan bahwa “Sapa Pagi” merupakan bentuk pembiasaan karakter bagi seluruh warga sekolah. Guru dan siswa berdiri di gerbang sekolah untuk saling menyapa, berjabat tangan, serta mengucapkan salam dengan penuh kehangatan.

“Dengan kegiatan ini, kami ingin membangun suasana sekolah yang ramah, religius, dan penuh rasa hormat. Siswa belajar untuk menghargai guru dan teman, sementara guru pun menanamkan keteladanan lewat sapaan dan senyum,” ujar Ustadz Firdaus, Kamis 23 Oktober 2025.

Menurutnya, kegiatan sederhana ini memberikan dampak besar terhadap pembentukan karakter siswa. Selain menumbuhkan rasa disiplin datang tepat waktu, “Sapa Pagi” juga mempererat hubungan emosional antara guru dan peserta didik.

“Ini bagian dari pendidikan karakter yang kami terapkan secara konsisten. Sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tapi juga tempat membentuk akhlak,” tambahnya.

Salah satu siswa kelas XI, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, Sapa Pagi membuat siswa merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk berperilaku baik.

“Setiap pagi kami disambut guru dengan senyum dan salam. Rasanya seperti disambut keluarga sendiri. Ini membuat semangat belajar kami meningkat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Kepala SMAN Cilamaya, H.Asep Suherman yang menyebut kegiatan Sapa Pagi sebagai wujud nyata pendidikan karakter di sekolah.

“Kami ingin membentuk generasi yang berprestasi, disiplin, dan berakhlak mulia. Sapa Pagi adalah langkah kecil dengan dampak besar bagi pembentukan karakter siswa,” ucapnya.

 

Kegiatan “Sapa Pagi” di SMAN Cilamaya mendapat apresiasi dari siswa dan orang tua. Mereka menilai tradisi ini menciptakan atmosfer positif di lingkungan sekolah, membuat para siswa lebih bersemangat memulai hari belajar.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai religius yang kuat, SMAN Cilamaya terus berkomitmen menjadi sekolah unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia. (Irwan)

Mungkin Anda Menyukai