Pembagian Kartu BPNT di Kecamatan Banyusari Picu Kerumunan, Satgas Covid-19 Harus Bertindak

- Jurnalis

Selasa, 21 September 2021 - 02:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto : kerumunan warga pada saat pengambilan kartu BPNT dikantor Camat Banyusari.

Karawang, (HK) ­– Pembagian kartu bantuan pangan non tunai (BPNT) susulan dari Kementerian Sosial RI yang dilaksanakan diaula kantor Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang menimbulkan kerumunan, Senin (20/09/2021).

Kartu bantuan sosial yang ditujukan bagi warga terdampak Covid-19 ini untuk 1800 keluarga penerima manfaat (KPM) yang ada di 12 desa diwilayah tersebut.

Dalam penyaluran, pihak bank yang ditunjuk membagikan kartu BPNT kepada warga. Kegiatan tersebut dibantu oleh tenaga kerja sukarela kecamatan (TKSK) Banyusari, juga pekerja sosial masyarakat (PSM) dari masing-masing desa.

Kerumunan warga saat pengambilan kartu BPNT di Kecamata Banyusari.

Namun sangat disayangkan, dalam penyalurannya justru memicu kerumunan warga. Hal ini disebabkan, warga yang datang tidak mengantre secara tertib. Sementara, keberadaan dan peran petugas yang berada di lokasi sangat minim. Padahal, pengawasan guna mengatur warga saat hendak mengambil kartu bantuan sosial ini sangat diperlukan.

Baca Juga :  Harun - Ichwan Dikawal Ribuan Pendukung ke KPUD Madina

Warga pun menyayangkan sistem pembagian kartu BPNT yang memicu kerumunan oleh penyelenggara tersebut.

“Harusnya dilaksanakan diluar gedung kecamatan. Agar tidak berkerumun dan tetap menjaga jarak, harus dicari solusi. Karena hal ini bagian dari Prokes,” ujar Irwan warga sekitar.

Sementara yang terlihat dilapangan minim sekali Prokes, seperti tidak tersedianya alat cuci tangan, handsanitizer, dan alat pengukur suhu badan.

Baca Juga :  Ada apa Pilkades Kecamatan Wanayasa diundur

“Yang ada malah berdesakan, sebagian warga tidak pakai masker, tidak ada jaga jarak. Ini masih kondisi pandemi, jangan sampai timbul klaster baru,” kata Irwan.

Sementara pemerintah tidak bosan menggemborkan untuk selalu jaga protokol kesehatan (Prokes), patuhi 5 M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Pada kegiatan ini minim sekali Prokes . Satgas Covid-19 Kecamatan Banyusari harus menegur pihak pelaksana, jangan dibiarkan, rentan penyebaran virus Corona yang mematikan,” ucap Irwan.

Penyaluran bansos oleh pemerintah terus dilakukan. Namun, perlu menjadi perhatian terkait proses pelaksanaannya, karena kondisi ini dikhawatirkan dapat menimbulkan penularan Covid-19.

(Bolenk IJB/Red)

Follow WhatsApp Channel kriminalgroup.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dengan Slogan “Maju Bersama Desa Sukakerta”, Idris Mantap Menuju Pilkades 2026
13 DPW IKM Telah Laporkan Abu Janda ke Polisi Salah Satunya dari Babel
Jelang Malam Takbiran dan Solat Idul Adha Polsek Caringin Polres Garut Intensifkan Pengamanan
Lembaga DPW KPK Tipikor jabar Sesalkan Mandeknya Pelayanan Publik di Kelurahan Nagrikidul Terkait Administrasi Hak Waris
Jalan Penghubung Tiga Desa di Plered Berlubang dan Tergenang Air, Warga Harap Perhatian Serius Pemkab Purwakarta
Ahmad Ripai Pimpin HMI-MPO Cabang Madina Periode 2026-2027
Kantor Desa Kemiri Jayakerta Kehilangan Perlengkapan, Pemerintah Desa Aktifkan Piket
Bimtek BUMDes Jayakerta Dorong Transparansi Keuangan dan Ketahanan Pangan Desa
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:18 WIB

Dengan Slogan “Maju Bersama Desa Sukakerta”, Idris Mantap Menuju Pilkades 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:06 WIB

13 DPW IKM Telah Laporkan Abu Janda ke Polisi Salah Satunya dari Babel

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:37 WIB

Jelang Malam Takbiran dan Solat Idul Adha Polsek Caringin Polres Garut Intensifkan Pengamanan

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:49 WIB

Lembaga DPW KPK Tipikor jabar Sesalkan Mandeknya Pelayanan Publik di Kelurahan Nagrikidul Terkait Administrasi Hak Waris

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:40 WIB

Jalan Penghubung Tiga Desa di Plered Berlubang dan Tergenang Air, Warga Harap Perhatian Serius Pemkab Purwakarta

Berita Terbaru