45 Siswa PKBM-Bina Bangsa Ikut AKM Pertama

0
Karawang, (HK) – Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) baru pertama kali dilakukan setelah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meniadakan ujian nasional.
Sekitar 45 siswa PKBM-Bina Bangsa Cilamaya Kulon, Karawang mengikuti AKM pertama yang dilaksanakan selama 2 hari.
“Dari tanggal 22-23 September 202. Menggunakan Prokes yang ketat,” kata Kepala PKBM Bina Bangsa Asan Suhendi.SE, Kamis (23/09/2021).
Asan menjelaskan, pada 2021 Kemendikbud memberlakukan Asesmen Kompetensi Minimum dan Asesmen Nasional. Teknis pelaksanaan AKM dan Asesmen Nasional dilakukan secara terstruktur dan sistematis langsung oleh tim dapodik pusat dan Pusmenjar Kemendikbud RI.
Asan menuturkan, peserta belajar pendidikan kesetaraan peserta AKM dan Asesmen Nasional, menggunakan teknik random sampling (sampel secara acak, red) pada setiap tingkatan pendidikan.
Asesmen kali ini dilakukan ditengah pandemi Covid-19. Artinya dalam kondisi tidak normal.
“Karena ini bagian dari kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, siap tidak siap harus diterima,” ucapnya.
Asan menyebut asesmen kali merupakan bentuk upaya pemerintah secara tidak lansung ingin mengukur kualitas PKBM yang ada. Bukan tidak mungkin akan menjadi penilaian kedepan.
“Kita tidak khawatir karena para pendidik di PKBM- Bina Bangsa sudah terbiasa melakukan itu dan keseharian mereka memiliki niat dan tekad untuk mengabdi pada dunia pendidikan,” katanya.
Asan menambahkan, selama pandemi Covid-19 proses belajar mengajar dilakukan daring dirumah.
Sementara para siswa masih banyak terkendala seperti tidak punya Hand Phone (HP) Android, atau sinyal kurang baik untuk mengikuti belajar di rumah lewat daring.
“Ujian program ANBK bagi siswa PKBM tergolong baru dan siswa PKBM telah terdata dengan baik, maka mau tak mau ANBK harus diikuti, meski berat,” pungkasnya.
(Irwan IJB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama anda disini