Rd.Eman Sulaeman Sekretaris MKKS Karawang Dampingi Wakil Gubernur Tinjau Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

0

Karawang, (HK) – Sekretaris MKKS SMA Kabupaten Karawang Rd.Eman Sulaeman mendampingi Wakil Gubernur Jawa Barat

KH.Uu Ruzhanul Ulum meninjau Pelaksanaan Tatap Muka (PTM) di SMA Negeri 1 Cilamaya, Kecamatan Cilamaya Wetan, pada hari Senin (4/10/2021).

Eman mengatakan, hari ini dirinya mendampingi kunjungan wakil Gubernur Jawa Barat, KH.Uu Ruzhanul Ulum ke SMAN 1 Cilamaya bersama para kepala SMA lainnya.

“Alhamdulillah, Pak Wakil Gubernur bisa meninjau kegiatan pembelajaran tatap muka di SMAN 1 Cilamaya. Semua sudah sesuai dengan standar operasional sekolah,” ungkap Eman yang juga kepala SMAN 1 Jatisari tersebut.

Sepanjang pemantauan dan evaluasi kegiatan berjalan lancar, dan PTM sudah menggunakan Prokes.

Tambahnya lagi, pembelajaran tatap muka untuk SMA sudah di mulai dari minggu lalu, itupun bagi sekolah yang sudah mendapat ijin untuk melaksanakan PTM.

Kemudian juga nanti secara bertahap akan diikuti oleh sekolah sekolah menengah atas yang ada diwilayah Kabupaten Karawang.

“Kami mohon para kepala sekolah untuk bersabar, karena  semua pembelajaran tatap muka ini kita lakukan sangat hati hati, melihat kondisi evaluasi pelaksanaan di setiap jenjangnya,” ungkap Eman.

Eman juga berpesan untuk dilaksanakannya proses PTM, para guru dan siswa harus di Vaksin terlebih dahulu, yang sekarang sedang digalakan di Kabupaten Karawang.

“Insya Allah semua SMA di Karawang sudah menggunakan Prokes sesuai anjuran pemerintah,” ujar Eman.

Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, PTM sudah dimulai / sudah diberikan izin. Maka pihak sekolah harus mempersiapkan segala sesuatunya dalam kaitan proses belajar mengajar tatap muka ini.

“Alhamdulillah saya tadi melaporkan kepada pak Gubernur Ridwan Kamil PTM ini berjalan,  kita mengadakan evaluasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jabar dan juga sekolah sekolah yang mulai PTM,” kata Uu.

Lanjutnya untuk pelaksanaan vaksinasi tenaga pendidik dan anak didik di Jawa barat ini sudah dilakukan, kecuali ada beberapa guru dan siswa yang memang dikecualikan oleh medis.

“Untuk siswa siswinya sudah kita dorong terus,  saya tugaskan pak kadis pendidikan. Intruksi langsung dari Pak Gubernur bahwa diusahakan di Jabar di wilayah-wilayah yang sudah masuk zona hijau dan kuning serta di wilayah wilayah yang ada di luar perkotaan, itu PTM sudah bisa dimulai,” pungkasnya. (Irwan)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama anda disini