KPM Cilamaya Wetan Mau BLT Cair, Vaksin Dulu

- Jurnalis

Kamis, 23 Desember 2021 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KPM Cilamaya Wetan Mau BLT Cair, Vaksin Dulu

KARAWANG, (HK) – Pemerintah Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, tengah memiliki cara tersendiri agar program vaksinasi bisa berjalan sempurna sesuai target pemerintah pusat.

Satu diantaranya, para keluarga penerima manfaat (KPM) selaku penerima bantuan langsung tunai (BLT) Ekstrim yang belum bisa divaksin harus sudah tervaksin.

Camat Kecamatan Cilamaya Wetan Basuki Rachmat mengatakan, hari ini pembagian BLT Ekstrim dihalaman kantor kecamatan. Sebelumnya bagi warga yang belum divaksin, harus divaksin dahulu.

“Maka penerima BLT itu harus mau mengikuti vaksinasi, di lokasi pengambilan bantuan tersebut. Langkah ini diambil, lantaran banyak penerima bantuan yang masih enggan divaksin,” ungkap Camat Basuki saat ditemui dilokasi kegiatan, Kamis (23/12/2021) siang.

Baca Juga :  Banjir Rob Melanda Desa Tambak Sumur Karawang, Tiga Dusun Paling Parah 

Ditambahkan Basuki, ada regulasinya, bagi yang mau mengambil BLT, akan langsung divaksin. Selain itu, memang yang mengambil bantuan sebagian besar orang-orang yang sudah berusia tua,” ujar Camat.

Mudah-mudahan kata Basuki, cara ini percepatan vaksinasi dapat terpenuhi secara maksimal. Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan jemput bola untuk vaksinasi dimasing – masing desa. Mengingat, vaksinasi sendiri bertujuan untuk meningkatkan kekebalan sistim imun.

Baca Juga :  Padepokan Seni Budaya SILIWANGI NUSANTARA Adakan Program Santunan Yatim dan Duafa

“Sudah kita terapkan, petugas Nakes dibantu aparat desa datangi rumah warga untuk melaksanakan vaksinasi,” jelas Camat.

Masih menurut Basuki, capaian vaksinasi di Cilamaya Wetan sudah mencapai sekitar 70 %. Sementara target vaksinasi adalah sebanyak 75 % akhir bulan Desember ini.

“Untuk lansia memang masih rendah karena banyak yang takut untuk disuntik. Kalau dulu kan yang mau vaksin datang ke kantor desa. Namun kali ini, petugas yang datang ke rumah warga,” pungkasnya. (Irwan)

 

Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊