Cv.Samudra Kerjakan Rehab Ruang Kelas SDN Cikarang II, Kok Bisa Belum Selesai Ditinggal Pergi

Papan Informasi Proyek SDN Cikarang II.

KARAWANG II Proyek Dinas PUPR Kabupaten Karawang Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Cikarang II Kecamatan Cilamaya Wetan yang dikerjakan oleh pihak rekanan CV.Samudra dengan besar anggaran Rp.399,970,350,00 (Tiga ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus tujuh puluh ribu tiga ratus lima puluh rupiah), waktu pelaksanaan 90 hari kalender tahun anggaran 2023 tersebut dikeluhkan oleh pihak sekolah.

Pasalnya, proyek rehab yang mulai dikerjakan pada saat libur sekolah itu belum selesai 💯 persen tapi sudah ditinggal pergi oleh pihak pemborong.

“Sudah tidak ada aktivitas pekerjaan. Proyek sudah berjalan sekitar 3 bulan. Tapi kondisinya masih acak-acakan. Lantai keramik masih yang dulu dan rusak pada pecah, dinding Skat antar ruang kelas juga belum terpasang. Takut nya pihak sekolah yang kena buntutnya harus menyelesaikan perbaikan ruang kelas tersebut,” ungkap Plt Kasek SDN Cikarang II Tarim,S.Pd kepada wartawan, Kamis 24 Agustus 2023.

Skat dinding bangunan antara kelas belum ada terpasang .

Menurut Tarim, entah vinising nya seperti apa rehab ruang kelas itu, karena pihak sekolah tidak tahu dengan anggaran ratusan juta itu selesainya seperti apa.

“Kami tidak dikasih tahu RAB, atau ada koordinasi dari pihak pemborong, terkait rehab itu. Yang jelas kondisi ruang kelas masih acak-acakan dan harus diperbaiki,” ucap Tarim.

Senada diucapkan para guru SDN Cikarang II bila dilihat dari luar, memang ruang kelas itu nampak bagus, dan terkesan pembangunannya sudah selesai dibangun, namun bila masuk kedalam ruangan itu nampak jelas masih acak-acakan.

“Kalau dilihat dari luar bagus. Tinggal bagian dalam ruangan yang harus dikerjakan. Entah kenapa tidak langsung berlanjut, jadi terkesan terbengkalai,” ucap para guru.

Bila dicermati dengan teliti , didalam papan informasi proyek tidak dicantumkan tanggal dan bulan kapan proyek mulai dikerjakan. Sehingga membuat pemborong dengan leluasa membuat molor waktu pekerjaan, dan seolah belum habis massa waktu pekerjaan.

Diminta kepada pengawas Dinas PUPR yang diberi tugas , agar cek lokasi dan melihat keberadaan proyek rehab ruang kelas itu. Karena dengan kondisi seperti sekarang inj, para siswa tidak bisa belajar dan menempati ruangan tersebut. (Irwan)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan