MTsN 2 Purwakarta Diduga Tahan Ijazah Siswa Yang Sudah Keluar Sekolah Karena Belum Membayar Infaq

MTsN 2 Purwakarta Diduga Tahan Ijazah Siswa Yang Sudah Keluar Sekolah Karena Belum Membayar Infaq

PURWAKARTA  | Ada ada saja dugaan kasus penahanan ijazah di MTSN 2 Purwakarta Jawa Barat dianggap merugikan pihak siswa dan orang tua.

Kasus ini terungkap setelah salah satu orang tua murid, mengungkapkan keluhannya terkait ijazah anaknya yang hingga kini belum diberikan oleh pihak sekolah meskipun anaknya telah lulus tahun ini.

Orang tua tersebut menyatakan bahwa ketika ia datang ke sekolah untuk mengambil ijazah tersebut, pihak Tata Usaha (TU) menolak untuk menyerahkan ijazah dengan alasan adanya tunggakan pembayaran infak  yang belum diselesaikan.

“Saya datang ke sekolah, Ibu Sania selaku TU sekolah bilang ijazah belum bisa diambil karena masih ada tunggakan pembayaran infak sekitar Rp 615.000,- lagi,” ujar orang tua tersebut dengan nada kesal.

Orang tua siswa tersebut juga mengklaim bahwa pihak sekolah meminta pembayaran sejumlah uang tersebut sebagai syarat pengambilan ijazah.

Ia bahkan menyatakan dengan jelas bahwa ijazah anaknya akan ditahan hingga pembayaran infaq lunas.

“Di situ Ibu Sania jelas-jelas bilang kalau ijazah tidak akan diberikan sebelum pembayaran selesai,” tambah nya.

Ketika dikonfirmasi Sania TU MTSN 2 Purwakarta mengatakan bahwa uang infak yang ditentukan kepada masing-masing siswa baru sebesar Rp 720.000. Dan pihak sekolah belum bisa memberikan ijazah siswa yang pembayan infaknya belum lunas.

“Itukan sudah hasil kesepakatan rapat orang tua” jelasnya, Selasa 15/10/2024.

(Junaedi)

Mungkin Anda Menyukai