Adaapa Dengan Kepala UPTD Pertanian Cilamaya Wetan Terkait Bantuan Irpom, Kok Ngomong Gitu

Poto : Kepala UPTD Pertanian Cilamaya Wetan Wasma.

KARAWANG || Program bantuan pembangunan Irigasi Perpompaan (Irpom) diwilayah UPTD Pertanian Kecamatan Cilamaya Wetan tahun 2024 menjadi sorotan awak media. Pasalnya, ketika media hendak konfirmasi kepada kelompok tani penerima bantuan Irpom terkait besar anggaran dan sumber anggaran dati mana malah diarahkan kepada kepala UPTD Pertanian Cilamaya Wetan.

“Hubungi kepala UPTD aja. Sebab Intruksi kepala UPTD Pertanian Pak Wasma bila ada wartawan yang datang suruh langsung ke UPTD Pertanian,” ungkap salah satu ketua kelompo tani, Kamis 12 Desember 2024.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, awak media coba mendatangi kantor UPTD Pertanian Cilamaya Wetan yang beralamat di Desa Tegalwaru. Kepala UPTD Pertanian Cilamaya Wetan Wasma ketika ditanya terkait kebenaran apa yang disampaikan kelompok tani tersebut Ia mengatakan itu benar, bahwa dirinya menyampaikan hal seperti itu kepada para kelompok tani penerima bantuan Irpom.

“Ia benar saya mengatakan demikian, kalau ada wartawan datang suruh ke saya aja,” jawab Wasma, Kamis 12 Desember 2024 dikantor nya.

Ia menambahkan itu semua dilakukan lantaran para kelompok tani merasa pusing dengan kedatangan wartawan.

“Para kelompok tani pusing, bilangnya takut tidak bisa menjawab pertanyaan wartawan, makanya saya arahkan seperti itu” katanya.

Namun saat ditanya besar anggaran masing masing kelompok dan sumber anggaran dari mana, Wasma menjawab bahwa dirinya pun tidak tahu berapa besar bantuan dan sumber bantuan tersebut dari mana.

“Saya sendiri tidak tahu anggaran nya berapa dan sumber anggarannya dari mana. Dan saya pun belum tahu kapasitas saya dalam program ini sebagai apa,” ujar nya.

Lanjut Wasma, di Kecamatan Cilamaya Wetan ada 4 desa yang mendapat bantuan Irpom yaitu Desa Tegalwaru, Cikalong, Sukatani dan Desa Muara Lama. Dirinya menekankan kepada para kelompk tani untuk tidak membagi- agikan uang bantuan kepada siapapun.

“Saya tekankan kelompok tani untuk tidak membagi-bagikan uang bantuan kepada siapapun. Kerjakan pembangunan sesuai RAB. Kalau tidak benar saya sendiri yang akan menindak,” pungkasnya.

Akibat adanya Intruksi dari kepala UPTD Pertanian Cilamaya Wetan membuat keterbuntuan informasi yang dibutuhkan media.

(One)

Mungkin Anda Menyukai