KARAWANG – Pemandangan berbeda tampak jelas pada acara kenaikan kelas dan perpisahan siswa kelas VI di SDN Tegalsari 1, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, yang dilaksanakan pada Senin, 22 Juni 2026.
Acara tersebut berlangsung sederhana namun penuh makna, jauh berbeda dengan sebagian sekolah dasar di kecamatan tetangga seperti Cilamaya Kulon dan Banyusari yang menggelar acara serupa dengan kemasan mewah.
Di SDN Tegalsari 1, tenda acara dibuat dari bambu hasil pinjaman, sementara panggung dirangkai dari meja-meja belajar siswa yang disusun sedemikian rupa.
Meski tampak sederhana, hal tersebut sama sekali tidak mengurangi nilai sakral, kebahagiaan, serta kekhidmatan acara kenaikan kelas dan perpisahan siswa.
Saat ditemui di sela kegiatan, Kepala SDN Tegalsari 1, Fitriyah Yuliasari, S.Pd., menjelaskan bahwa pihak sekolah berkomitmen untuk mematuhi aturan yang melarang adanya pungutan kepada orang tua siswa terkait kegiatan kenaikan kelas dan perpisahan siswa kelas VI.

“Kami memahami bahwa ada aturan yang melarang sekolah melakukan pungutan kepada orang tua siswa. Namun di sisi lain, para orang tua menghendaki agar acara kenaikan kelas dan perpisahan tetap dilaksanakan. Oleh karena itu, kami berinisiatif menyelenggarakan kegiatan ini tanpa meminta biaya sepeser pun kepada orang tua,” ujarnya.
Fitriyah menambahkan, pelaksanaan kegiatan tersebut menggunakan anggaran sekolah semampunya serta mengedepankan semangat gotong royong antara guru dan para orang tua siswa.
Panggung dan tenda dibuat bersama-sama dengan memanfaatkan fasilitas yang ada, bahkan bambu untuk tenda pun diperoleh dari donatur yang dengan sukarela membantu.
Meskipun digelar secara sederhana, antusiasme orang tua dan siswa terlihat begitu tinggi. Para siswa tampak percaya diri menampilkan berbagai kreasi seni, mulai dari tarian daerah, nyanyian, hingga penampilan kreatif lainnya.
Keceriaan terpancar dari wajah anak-anak yang bangga dapat menunjukkan kemampuan mereka di hadapan guru dan orang tua.
“Kami sangat bersyukur, meskipun sederhana, acara ini berjalan lancar sesuai dengan harapan. Anak-anak tetap bisa tampil dan menunjukkan bakat serta kreativitasnya. Justru kesederhanaan ini mengajarkan nilai kebersamaan, kemandirian, dan gotong royong,” tambah Fitriyah.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh dewan guru serta para orang tua siswa yang telah bekerja sama sehingga acara dapat terselenggara dengan baik dan sukses.
Dalam pesannya, Kepala SDN Tegalsari 1 berharap momen kenaikan kelas dan perpisahan ini dapat menjadi kenangan indah bagi para siswa, sekaligus menjadi bekal semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kami berharap anak-anak terus belajar dengan giat, menjaga akhlak, dan menggapai cita-cita mereka. Semoga apa yang kami tanamkan di sekolah ini dapat menjadi fondasi yang kuat untuk masa depan mereka,” pungkasnya.
Acara kenaikan kelas dan perpisahan siswa SDN Tegalsari 1 pun ditutup dengan penuh kebahagiaan, membuktikan bahwa kemeriahan sebuah kegiatan tidak selalu ditentukan oleh kemewahan, melainkan oleh ketulusan, kebersamaan, dan nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya.
Berita Terkait















Komentar