Warga Kertasari di Gegerkan Penemuan Mayat Bayi

- Jurnalis

Sabtu, 2 Oktober 2021 - 03:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Karawang, (HK) – Warga desa Kertasari Kecamatan Rengasdengklok di gegerkan dengan adanya penemuan mayat di saluran kecil irigasi Jumat 1/10/2021 pukul 9 WIB awalnya dikira boneka namun setelah diperhatikan lebih dekat ternyata mayat bayi yang diperkirakan berumur 5-6 bulan berikut plasentanya dan diduga belum cukup umur dalam kandungan sudah dilahirkan lalu di buang oleh orang tuanya terlihat kondisinya tidak sempurna,jari masih rapat,wajah belum terbentuk sedangkan kelamin berjenis laki laki

Mahpudin (38) warga Desa Kertasari Kecamatan Rengasdengklok mengatakan ia didatangi tetangganya memberi tau kalau di dekat rumahnya ada boneka seperti bayi ,karena penasaran di hampiri tempat yang di tunjukan itu ,ternyata bukan boneka tetapi mayat bayi berikut plasentanya langsung penemuan tersebut dilaporkan ke perangkat desa Kertasari lalu menelpon pihak kepolisian

Baca Juga :  Warga Desa Sukamulya Sudah Terima BLT DD 2021 Selama Satu Tahun Sebesar 300 Ribu/Bulan

“awalnya sakira boneka begitu dilihat lebih dekat ternyata mayat bayi ,sempat kaget langsung melaporkan ke perangkat desa untuk menghubungi pihak kepolisian”ujar Mahpudin Jumat 1/10/2021

sebelum polisi datang keadaan di tempat mayat bayi kerumunan masyarakat hingga membuat macet kendaraan yang berhenti ingin melihat ,tidak loama kemudia pihak kepolisian datang dan langsung mayat di angkat lalu dibawa

Baca Juga :  Dibangun Dengan Dana 750 Juta, Pembangunan Jembatan Diduga Asal Jadi

Anggota Reskrim Polsek Rengasdengklok Bripka Syarif membenarkan kalau pihaknya di telpon masyarakat tentang ada penemuan mayat bayi di saluran kecil desa Kertasari,reskrim dan anggota sabhara langsung meluncur ke TKP,untuk menghindari lebih banyak kerumunan warga ,mayat bayi di evakuasi lalu di bawa ke RSUD Karawang untuk kepentingan otopsi

“kami tadi langsung mengevakuasi mayat bayi dan dibawa ke RSUD Karawang untuk kepentingan otopsi, setelah itu melakukan penyelidikan dan meminta keterangan beberapa saksi warga setempat,” kkatanya.

(Bolenk)

Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊