KAMI Karawang Gabung Aliansi Masyarakat Peduli Orasi di Bandung

KAMI Karawang Gabung Aliansi Masyarakat Peduli Orasi di Bandung

BANDUNG, (HK) – Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Kabupaten Karawang, turut serta bergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli 10 November 2021 yang menggelar peringatan Hari Pahlawan di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Rabu (10/11/2021).

Acara ini diisi orasi oleh berbagai tokoh dan ulama. Sebanyak 70 lebih ormas dan komunitas juga ikut serta dalam kegiatan ini pada pukul 09.00 hingga 12.00.

Dalam pers releasenya, Presidium KAMI Karawang, H.Elyasa Budianto SH menjelaskan, hari Pahlawan dalam konteks kehidupan Berbangsa Hari ini
10 November adalah hari Pahlawan Nasional dimana kita ketahui dalam sejarah bangsa Indonesia,
Bung Tomo memimpin Revolusi di surabaya, diceritakan dalam
sejarah pada masa itu pribumi arek arek Surabaya tidak mau menyerah atas kekuatan Pasukan Inggris di Indonesia.

Sekelumit cerita diatas adalah gambaran hari ini di bangsa Indonesia, Kedaulatan
Republik Indonesia sudah hilang lantaran Pemimpinnya tdk punya rasa kebangsaan, segala jurus terus dilancarkan
demi memenuhi Hasrat berkuasa dan memperkaya diri Pemangku negara,”jelasnya.

Elyasa meneruskan, dampak dari cengkeraman a/n investasi RRC antaralain :

1. Ideologi Komunis RRC terus berusaha diterapkan di Indonesia, BPIP yang seharusnya
Badan / lembaga penyelamat ideologi Pancasila malahan turut merusak, Partai Penguasa PDIP pimp Megawati malah sangat berminat untuk menghancurkan landasan Idiil Pancasila lewat RUU HIP dmn pada akhirnya menjadi Trisila dan Eka Sila, usulan ini sdh berlangsung sejak 2019 dan belum dihapus dalam ProLegnas di DPR artinya adalah daftar antrian untuk usulan menjadi UU.

2. Persoalan Penistaan terhadap Agama Islam sengaja di gelontorkan dari mulai Ahok
tentang QS Al Maidah ayat 51 s/d Ade Armando, Abu Janda , M kece dan terakhir Prof Dr Abdul Syujur Yasin asal Indramayu, dalam Ceramah Moderasi beragama di
Mabes Polri, sekali lagi di Mabes Polri dilakukan dengan bebas dan leluasa, masak murah sekali Sorga itu hanya bisa ditebus dengan mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLOOH diujung hayat manusia.

3. Membludaknya TKA China di Indonesia bag Timur Sulawesi Kalimantan Ambon
Papua tanpa ada penjelasan yang jelas dan Terang benderang dari Pemangku
Jabayan Presiden RI Jokowi, padahal kita semua tahu janji kampanye jokowi periode ll
adalah memberantas Pengangguran dan menciptakan 10 juta lahan pekerjaan.

4. Masa Pandemi Covid 19 kurang lebih 2 tahun ini malah menciptakan lahan subur bisnis PCR yang ditenggarai Luhut dan Eric Thohir, berbisnis ditengah musibah korban meninggal secara
nasional, cukup memilukan, maka ini semua adalah langkah bisnis yang dilindungi oleh Penguasa (Peng-Peng) Penguasa dan Pengusaha, serta di dominasi pengusaha China,
dan masih banyak lagi serangkaian cerita dari hilangnya nasionalisme bangsa demi kepentingan diri,” ungkap Elyasa.

Maka tuntutan aksi KAMI KARAWANG hari ini adalah cabut mandat Jokowi, Jokowi mundur, Jokowi pulang kampung,” tegas Elyasa. (red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan