Bantuan KIP SDN 1 Cicinde Utara Disoal, Ini Kata H.Asep Korwilcambidik Banyusari 

- Jurnalis

Selasa, 21 Desember 2021 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan KIP SDN 1 Cicinde Utara Disoal, Ini Kata H.Asep Korwilcambidik Banyusari

KARAWANG, (HK) – Bantuan KIP melalui PIP di SDN 1 Cicinde Utara Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang disoal.

Pasalnya, bantuan KIP disekolah tersebut diduga ada kejanggalan dalam proses pencairan, dimana kartu ATM milik siswa selaku penerima manfaat dikumpulkan secara kolektif lalu dicairkan ke bank oleh salah satu guru.

Kemudian setelah dicairkan, uang sejumlah 450 ribu itu hanya diberikan kepada penerima bantuan sebesar 400 RB/siswa disinyalir ada pemotongan 50 ribu. Bahkan, didalam rekening ATM penerima bantuan KIP terdapat saldo sebesar 900 ribu, dan itu alokasi untuk 2 bulan, tapi penerima bantuan hanya menerima 450 RB, artinya hanya satu bulan yang diterima.

Baca Juga :  Sambut Awal Tahun Ajaran Baru SMP Pasundan Sumurgede Adakan MPLS

Ketika temuan itu disampaikan kepada Koorwilcambidik Kecamatan Banyusari, H.Asep Suhendi, menjelaskan, terkait pencairan yang dikolektifkan oleh guru, itu adalah keinginan dari pihak bank, mengingat saat ini musim Pandemi.

“Silahkan tanya langsung ke Bank. Karena itu keinginan pihak bank,” kata Asep.

Adapun , uang bantuan sebesar 450 ribu itu tidak ada pemotongan, tapi para orang tua siswa penerima bantuan memberi kepada guru tersebut.

“Masa orang memberi ditolak. Akang aja kalau diberi bagaimana. Yang jelas tidak semua ngasih 50 ribu, dan tidak semua memberi,” tambah Asep.

Baca Juga :  Pidato Tiga Bahasa Spektakuler Pada Momen Pelepasan Siswa MTS Albarokah Pangulah Baru Karawang

Kemudian, berkaitan dengan jumlah saldo didalam rekening para penerima bantuan terdapat 900 ribu itu adalah kekeliruan , karena yang sebenarnya hanya 450 ribu.

“Itu bisa terjadi karena ada pergantian kartu ATM. Dan sekarang saldo lebih yang 450 ribu itu sudah ditarik lagi oleh pihak bank,” jelas Asep.

Sebagai orang Banyusari dirinya meminta agar persoalan ini tidak dipublikasikan.

“Kita kan sama-sama orang Banyusari, sudahlah jangan dibesar-besarkan. Selain itu saya baru sekitar 2 bulan , menjabat Koorwilcambidik Banyusari,” pinta Asep. (Irwan)

Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terbaru

TNI Polri

Indahnya Berbagi Bersama Polsek Na IX-X Polres Labuhanbatu

Jumat, 17 Jul 2026 - 21:56 WIB

Oplus_16908288

TNI Polri

Polsek Na IX-X Gelar Jum’at Curhat Bersama Masyarakat

Jumat, 17 Jul 2026 - 21:19 WIB

Tak Berkategori

Sidang TPP Lapas Rantauprapat Bahas Hak Integrasi 38 Warga Binaan

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:46 WIB

Oplus_16908288

Tak Berkategori

Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Edukasi Siswa Tentang Bahaya Narkoba

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:25 WIB