Sumatera Utara, Mandailing Natal – Ketua Majelis Ulama (MUI) Mandailing Natal (Madina) KH. M. Nasir, Lc., SPd.I menyebarkan surat terbuka kepada khatib Jum’at 13 Oktober 2023.
“Mohon bantu bagikan ke seluruh khatib dan masjid di Kabupaten Mandailing Natal,” ujar KH M. Nasir, Lc, SPd.I diterima wartawan, Kamis (12/10/2023).
Dijelaskan, rakyat Palestina telah membasahi bumi para Nabi dengan darah dan airmata mereka serta keluarga mereka; sebagai bentuk jihad dan pembelaan terhadap Masjid Al Aqsha, bumi Isra’ Mi’raj dan wasiat Rasulullah SAW.
Karena itu, kata KH M. Nasir, wajib bagi setiap khatib Jumat 13 Oktober 2023 untuk naik ke atas mimbar dengan niat berjihad mengingatkan kaum Muslimin tentang perjuangan di Baitul Maqdis, agar setiap doa, kepedulian dan pembelaan opini tertuju kepada kemenangan perlawanan Palestina dan pembebasan Masjid Al-Aqsha.
Sebelumnya dilansir dari CNN Indonesia (10/10/2023, Masjid ternama di Kota Khan Younis di Jalur Gaza, Masjid Al Amin Muhammad, hancur lebur imbas serangan Israel.
Sumber-sumber lokal mengonfirmasi bahwa pesawat tempur Israel menggempur rumah ibadah umat Islam tersebut, demikian dilaporkan Morocco World News.
Berdasarkan foto-foto yang beredar di media, orang-orang terlihat membereskan puing-puing masjid yang hancur.
Gambar lain juga menunjukkan rumah-rumah penduduk hancur akibat gempuran.
Berdasarkan laporan The New Arab, lebih dari 1.000 bangunan hancur total atau sebagian di Jalur Gaza. Sekitar 13 bangunan tempat tinggal berisi 159 unit rumah dilaporkan hancur sejak serangan pecah pada Sabtu (7/10).
Sekitar 1.210 unit rumah rusak sebagian, dengan 36 di antaranya menjadi tidak layak huni.
Menurut Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), lebih dari 123 ribu warga Gaza pun telah mengungsi.
Jalur Gaza berkecamuk usai milisi Palestina, Hamas, menyerang pasukan Israel di kawasan tersebut akhir pekan lalu.
Hamas melancarkan serangan pada Sabtu dengan menyebutnya sebagai serangan guna mengakhiri pendudukan terakhir di bumi.
Pasukan Israel tak tinggal diam dan membalas serangan Hamas dengan melancarkan Operasi Pedang Besi. Operasi Israel ini menargetkan infrastruktur Hamas di Jalur Gaza.
Aksi saling serang ini terus berlanjut hingga kini. Ratusan jiwa pun tewas buntut serangan.
Menurut saluran TV Israel, setidaknya 900 orang warga Israel meninggal dunia, sementara 2.600 lainnya luka-luka.
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan lebih dari 600 warga Palestina tewas dan 3.726 lainnya terluka.

