Ada Rakyat di Ibukota Kabupaten Madina Hidup Miskin, Sering Tidur dengan Kondisi Lapar

- Jurnalis

Minggu, 13 Oktober 2024 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi rumah keluarga miskin di ibukota Kabupaten Mandailing Natal. [Istimewa]

Kondisi rumah keluarga miskin di ibukota Kabupaten Mandailing Natal. [Istimewa]

Sumatera Utara, Mandailing Natal – Akibat kondisi ekonomi keluarga ini tak mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Ini lah potret keluarga Sarifah Aini Damanik bersama suami dan ketiga anaknya terpaksa harus berusaha sendiri mencari hutangan ke warung-warung tetangganya.

Suami Sarifah yang bekerja hanya sebagai buruh serabutan pun memperparah kondisi ekonomi mereka. Bahkan, keluarga ini lebih sering menahan lapar karena tak mendapatkan hutangan.

“Mau tak mau lah. Sering hutang ke warung-warung tetangga. Kadang satu kilo beras, kadang pun tak dikasih. Tapi lebih sering karena tak punya uang, tahan lapar saja lah,” ungkap Sarifah kepada wartawan, Minggu (13/10/2024).

Baca Juga :  Dari 4 distributor Pupuk wilayah mandailing natal Gresik Cipta Sejahtera dan Mitra Tani Sari berikan Sosialisasi terhadap kios

Keluarga ini tinggal di rumah berlantaikan tanah dan tak layak huni. Ironisnya keluarga ini tinggal di Ibu Kota Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Panyabungan. Dan berdekatan dengan hotel El Sunan yang diketahui milik salah satu pejabat di Kabupaten Madina.

“Sampai sekarang hampir tidak pernah ada perhatian dari pemerintah daerah. Tapi kami tetap harus berusaha untuk bertahan hidup,” jelas Sarifah.

Baca Juga :  Kades Macan Kumbang Ajak Makan Wartawan Jalin Silaturahmi 

Sarifah pun menceritakan, nasib pendidikan anak-anaknya pun kini terancam. Ketiga anaknya, hingga kini karena keterbatasan biaya tak bersekolah.

“Tidak bersekolah. Mau bagaimana lagi. Tidak ada biaya untuk bersekolah. Bisa makan hari ini saja kami sudah bersyukur,” ungkapnya dengan berlinang air mata.

Sarifah pun berharap kondisi keluarga mereka bisa menjadi perhatian dari pemerintah kabupaten Madina. Sehingga mereka bisa dibantu untuk mendapatkan modal usaha. Agar mereka bisa berusaha memperbaiki kehidupan ekonomi keluarga mereka. (*)

Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Tak Berkategori

Sejumlah Pengunjung THM Terjaring Razia BNNK Labura

Kamis, 1 Okt 2026 - 11:41 WIB

Oplus_16908288

Hukum

Gegara Sabu, Pria Ini Ditangkap Polisi

Rabu, 30 Sep 2026 - 21:08 WIB