Parah, Bendahara Desa Sukatani Cilamaya Wetan Edi Diduga Potong Honor Bantuan DBH Bagi Aparat dan Perangkat Desa Dengan Jumlah Pantastis

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Poto : Ilustrasi.

KARAWANG || Bendahara Desa Sukatani Kecamatan Cilamaya Wetan Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat bernama Edi kembali diterpa isu tak sedap. Kali ini, diduga melakukan pemotongan honor aparatur dan perangkat desa yang bersumber dari bantuan (DBH) Dana Bagi Hasil tahun 2025.

Pemotongan honor aparatur dan perangkat desa tersebut, menurut sumber yang minta namanya tak dituliskan pada Kamis 20 Maret 2025 mengatakan bahwa pemotongan honor dilakukan Edi selaku Bendahara desa saat aparatur dan perangkat desa mengambil honor yang bersumber dari bantuan Dana Bagi Hasil  2025.

“Pemotongan tersebut dilakukan oleh Bendahara Edi pada malam sabtu saat para RT, RW, Linmas dan Kaur mengambil honor yang bersumber dari DBH. Bahkan itu bukan diaebut pemotongan, karena nominal yang diambil lebih dari 50 persen,” ujar sumber, Kamis 20 Maret 2025.

Baca Juga :  Partai Bulan Bintang: Hanya Paslon Harun - Ichwan Mampu Membawa Madina yang Lebih Baik

Besar potongan bervariasi, ujar sumber, khusus para RT/RW dalam kertas lembaran serah terima bantuan berjumlah Rp. 1,2 juta, per orang namun yang diterima hanya Rp 500 ribu. Untuk para Linmas dalam surat terima bantuan tertulis jumlah Rp. 1,2 Juta per orang tapi hanya nerima Rp. 400 ribu.

Sedangkan untuk para Kadus dan Kasie/Kaur dalam surat serah terima tertulis Rp. 5 Juta, tapi hanya  diterima uang sebesar Rp 1 Juta Rupiah.

“Kami selaku perangkat delsa meminta kepada Bupati Karawang, Inspektorat Karawang dan Camat Kecamatan Cilamaya Wetan agar memberikan sanksi kepada Bendahara Desa Sukatani bernama Edi ini,” ujar sumber itu.

Baca Juga :  Warga Kampungsawah Apresiasi Pembangunan Drainase

Selain dari itu, apakah Bendahara Desa Sikatani melanggar aturan atau tidak dirinya tidak tahu.

”Kalau kami berpikiran itu sudah terbukti Pungli di dalam pemerintahan desa dan sampai saat ini belum ada pertanggungjawaban dari Bensahara desa Edi tentang pemotongan itu,” lanjutnya.

Bendahara Desa Sukatani Edi belum berhasil dikonfirmasi karena tak merespon pesan ataupun telepon dari awak media ini. Ia hanya menjawab “Saya sedang di Polres Subang, ada apa dengan DBH,” singkatnya.

Sekalipun sudah dijelaskan untuk meminta konfirmasi terkait informasi pemotongan DBH tersebut, Edi malah memilih diam tanpa memberikan tanggapan sedikit pun.

Bahkan saat ditemui dikantor desa pun yang bersangkutan tidak ada ditempat. (Red)

Follow WhatsApp Channel kriminalgroup.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dengan Slogan “Maju Bersama Desa Sukakerta”, Idris Mantap Menuju Pilkades 2026
13 DPW IKM Telah Laporkan Abu Janda ke Polisi Salah Satunya dari Babel
Jelang Malam Takbiran dan Solat Idul Adha Polsek Caringin Polres Garut Intensifkan Pengamanan
Lembaga DPW KPK Tipikor jabar Sesalkan Mandeknya Pelayanan Publik di Kelurahan Nagrikidul Terkait Administrasi Hak Waris
Jalan Penghubung Tiga Desa di Plered Berlubang dan Tergenang Air, Warga Harap Perhatian Serius Pemkab Purwakarta
Ahmad Ripai Pimpin HMI-MPO Cabang Madina Periode 2026-2027
Kantor Desa Kemiri Jayakerta Kehilangan Perlengkapan, Pemerintah Desa Aktifkan Piket
Bimtek BUMDes Jayakerta Dorong Transparansi Keuangan dan Ketahanan Pangan Desa
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:18 WIB

Dengan Slogan “Maju Bersama Desa Sukakerta”, Idris Mantap Menuju Pilkades 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:06 WIB

13 DPW IKM Telah Laporkan Abu Janda ke Polisi Salah Satunya dari Babel

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:37 WIB

Jelang Malam Takbiran dan Solat Idul Adha Polsek Caringin Polres Garut Intensifkan Pengamanan

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:49 WIB

Lembaga DPW KPK Tipikor jabar Sesalkan Mandeknya Pelayanan Publik di Kelurahan Nagrikidul Terkait Administrasi Hak Waris

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:40 WIB

Jalan Penghubung Tiga Desa di Plered Berlubang dan Tergenang Air, Warga Harap Perhatian Serius Pemkab Purwakarta

Berita Terbaru