MANDAILING NATAL (HK) – Pengadaan seragam sekolah di MAN 1 Panyabungan diduga sarat dengan Korupsi, dimana harga dari pengadaan yang di fasilitasi sekolah ini terkesan diatas harga Standar (Mark-Up).
Menurut Investigasi wartawan dilapangan Pengadaan Seragam yang meliputi Baju Batik dan seragam olahraga dibandrol Rp. 550.000 dan simbol 1 set dan jilbab dibandrol Rp. 250.000.
Menanggapi Hal ini Sekretaris Millenial Foundation Mandailing Natal Aspuddin Lubis menyayangkan sikap sekolah yang terkesan menjadikan murid dan wali murid sebagai ajang meraup keuntungan pribadi.
”Gak logis harga yang di bebankan kepada wali murid, sehingga kesannya sekolah mau nyari untung didalam pengadaan seragam tersebut,” katanya.
Lebih lanjut dia juga mengatakan, Ini tentu akan berdampak pada pencederaan sistem pendidikan dimana masih banyak oknum yang memanfaatkan hal-hal tertentu dalam tubuh pendidikan ini.
”Maka dari itu, kami akan menyurati Kakan Kemenag Madina agar segera memanggil dan menelusuri kegiatan jual beli seragam di tubuh MAN 1 Panyabungan ini, serta mengenai permainan Harga seragam yang diduga dilakukan sekolah ini setiap Tahun Ajaran Baru,” tegas aspuddin.
Sementara itu Kakan Kemenag Madina H. Maranaik Hasibuan MA ketika di konfirmasi, Kamis (10/07/2025) menyebutkan, kalau memang seperti itu akan kita Panggil, kalau memang terbukti mencemari nama baik pendidikan akan saya rekomendasikan untuk diganti.
Sementara itu Kepala MAN 1 Panyabungan Hj. Salbiah, Sag. MM ketika di konfirmasi di ruangannya menyebutkan, itu bukan kita yang kelola, kita gak pake rekanan lagi, wali murid belanja sendiri ke tokonya.
Ketika ditanya mengenai harga dan dimana tokonya Kepala MAN 1 Panyabungan mengatakan tidak tahu.

