Proyek SPAM di Desa Cibogohilir Diduga Tak Sesuai SOP, Warga Pertanyakan Kualitas Pekerjaan

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek SPAM di Desa Cibogohilir Diduga Tak Sesuai SOP, Warga Pertanyakan Kualitas Pekerjaan

 

PURWAKARTA  –  Program Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang air minum Tahun Anggaran 2025 yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), kini tengah menjadi sorotan. Pasalnya, pengerjaan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Cibogohilir, Kecamatan Plered, diduga tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Berdasarkan pantauan lapangan yang dilakukan oleh tim media, terlihat pemasangan pipa air tidak dilakukan sesuai ketentuan teknis. Sebagian pipa memang ditanam di dalam tanah, namun banyak juga yang diletakkan begitu saja di atas saluran air, bahkan ada yang digantung menggunakan kawat kecil pada paku yang ditancapkan di dinding saluran.

Kondisi tersebut tentu menimbulkan kekhawatiran terkait daya tahan dan keselamatan instalasi air bersih yang baru dibangun tersebut.

“Kalau kawatnya kena panas, hujan, dan air kotor, cepat berkarat dan bisa putus. Apalagi beban air di dalam pipa cukup berat,” ujar salah seorang warga setempat yang enggan disebut namanya.

 

Potensi Dampak dan Kerusakan Lingkungan

Baca Juga :  Penemuan Mayat di Desa Jatimulya Kecamatan Pedes Karawang Gemparkan Warga, Identitas Belum Diketahui

Pemasangan pipa yang tidak sesuai prosedur berpotensi menyumbat saluran drainase, terutama saat musim hujan. Sampah dan lumpur dapat tersangkut di sekitar pipa, mengakibatkan aliran air tersumbat dan meluap ke jalan.
Dampak lebih lanjut bisa menyebabkan kerusakan pada badan jalan, genangan air, serta mempercepat kerusakan infrastruktur di sekitarnya.

Kondisi seperti ini sering kali diabaikan setelah proyek selesai, hingga akhirnya masyarakat yang menanggung akibat dari pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis tersebut.

 

Anggaran Capai Rp 525 Juta

Dari papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, diketahui bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program DAK Bidang Air Minum Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp 525 juta.

Rincian proyek tercantum sebagai berikut:

Nama kegiatan: Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)

Pekerjaan: Pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah

Volume: 75 SR (sambungan rumah)

Nomor SPK: 601/11.8/SPK-AM/IV/2025

Waktu pelaksanaan: 28 April 2025 – 31 Desember 2025 (247 hari kalender)

Pelaksana: KKM Desa Cibogohilir

Lokasi: Desa Cibogohilir, Kecamatan Plered

Dengan besaran dana tersebut, masyarakat menilai seharusnya hasil pekerjaan tampak lebih baik dan sesuai standar. Namun, kondisi yang ditemukan di lapangan justru menimbulkan tanda tanya besar terkait pengawasan dan kualitas pengerjaan proyek.

Baca Juga :  Kampung Krajan Juara! VS Joker A Tumbangkan Belter di Final Jayamukti Cup Banyusari

 

Perlu Pengawasan Lebih Ketat

Sebelum berita ini diterbitkan, tim redaksi telah melakukan verifikasi ke lapangan dan mencoba menghubungi pihak pelaksana untuk dimintai keterangan. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait.

Masyarakat berharap instansi berwenang melakukan pengecekan ulang dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek SPAM tersebut. Pengawasan dari pihak dinas teknis dan pemerintah daerah dinilai sangat penting agar setiap proyek yang menggunakan dana publik dapat berjalan transparan dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Kami hanya ingin proyek pemerintah dikerjakan dengan sungguh-sungguh, jangan asal selesai. Uangnya besar, jadi hasilnya pun harus sepadan,” secara tegas salah satu tokoh masyarakat setempat.

 

Dengan adanya dugaan ketidaksesuaian ini, diharapkan Disperkim Purwakarta serta pihak pengawas proyek segera menindaklanjuti dan memperbaiki jika ditemukan pelanggaran teknis di lapangan. Transparansi dan tanggung jawab menjadi kunci utama agar kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah tetap terjaga.

(Bewok & Ison)

Follow WhatsApp Channel kriminalgroup.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dengan Slogan “Maju Bersama Desa Sukakerta”, Idris Mantap Menuju Pilkades 2026
13 DPW IKM Telah Laporkan Abu Janda ke Polisi Salah Satunya dari Babel
Jelang Malam Takbiran dan Solat Idul Adha Polsek Caringin Polres Garut Intensifkan Pengamanan
Lembaga DPW KPK Tipikor jabar Sesalkan Mandeknya Pelayanan Publik di Kelurahan Nagrikidul Terkait Administrasi Hak Waris
Jalan Penghubung Tiga Desa di Plered Berlubang dan Tergenang Air, Warga Harap Perhatian Serius Pemkab Purwakarta
Ahmad Ripai Pimpin HMI-MPO Cabang Madina Periode 2026-2027
Kantor Desa Kemiri Jayakerta Kehilangan Perlengkapan, Pemerintah Desa Aktifkan Piket
Bimtek BUMDes Jayakerta Dorong Transparansi Keuangan dan Ketahanan Pangan Desa
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:18 WIB

Dengan Slogan “Maju Bersama Desa Sukakerta”, Idris Mantap Menuju Pilkades 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:06 WIB

13 DPW IKM Telah Laporkan Abu Janda ke Polisi Salah Satunya dari Babel

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:37 WIB

Jelang Malam Takbiran dan Solat Idul Adha Polsek Caringin Polres Garut Intensifkan Pengamanan

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:49 WIB

Lembaga DPW KPK Tipikor jabar Sesalkan Mandeknya Pelayanan Publik di Kelurahan Nagrikidul Terkait Administrasi Hak Waris

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:40 WIB

Jalan Penghubung Tiga Desa di Plered Berlubang dan Tergenang Air, Warga Harap Perhatian Serius Pemkab Purwakarta

Berita Terbaru

Ragam Berita

Karya Jurnalistik Syuhada Wisastra Jadi Yang Terbaik

Sabtu, 6 Jun 2026 - 08:08 WIB