Ini Kinerja Polres Labuhanbatu Dalam Sepekan, Baca Yuk !!

0

Ket.Gambar : Polres Labuhanbatu Saat Press Rilis Hasil Tangkapan Dalam Sepekan

Labuhanbatu (HK) – Kesungguhan Polres Labuhanbatu Khususnya Satres Narkoba memberantas peredaran Narkotika patut Diapresiasi.

Dalam sepekan, terhitung sejak 25 Agustus hingga 1 September 2021, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu telah menangkap 11 pelaku penyalahgunaan narkotika, dan 3 diantaranya masuk dalam Daftar Pencarian Orang oleh Satres Narkoba Polres Labuhanbatu.

Seperti dituturkan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan saat konferensi Pers di Mako Polres Labuhanbatu. Rabu, (1/9/2021)

Adapun para pelaku, yaitu AL alias Aman (33), warga Dusun Kongsi Enam, Labuhanbatu Utara (Labura), MF (27) warga lingkungan Titi Panjang Negeri Lama kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu, M. Khaidir alias MK(26), warga Lingkungan Titi Panjang Negeri Lama kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu, Romulus alias RS (21), warga Selat Beting II kecamatan Panai Tengah (Paten), Labuhanbatu, Sutarno alias SP(41), warga Desa Tanjung Haloban Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu, P (49), warga Desa Sirandorung kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu, SJ alias Jodi (23) warga Desa Sei Tampang kecamatan Bihil, Labuhanbatu, Bambang alias BIN (22),warga Dusun Sei Kasih Luar Desa Sei Kasih kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu, KP alias Ngek (31), warga Gg. Katholik Desa Kampung Padang kecamatan Pangkatan, Labuhanbatu, IP (27), warga Desa Nelayan Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu, ZE(45), warga Kampung Nelayan kecamatan Bihil, Labuhanbatu.

Pada pelaku Aman ditangkap di Desa Terang Bulan kecamatan Aek Natas (Labura). Dari aman disita 1 bungkus plastik klip berisi Narkotika jenis sabu seberat 0.2 gram, kaca pirek berisi Narkotika jenis sabu seberat 1.52 gram, Bong terbuat dari botol mineral merek Zachi-R.

Sedangkan pelaku MK ditangkap pada Kamis, 26/8/ 2021. Padanya disita 2 Bungkus plastik klip berisi Narkotika jenis sabu seberat 0.46 gram, Handphone merek Resmi, Uang Rp 450 Ribu dan 3 bilah Pisau. Pelaku RS ditangkap pada Jum’at, (27/8/2021). Darinya disita 2 bungkus plastik klip berisi Narkotika jenis sabu seberat 0.1 gram, sepeda motor CRF warna hitam.

Pelaku P ditangkap pada Jum’at, (27/8/2021) di dusun Kampung Baru II, Sei Kasih kecamatan Bihil, Labuhanbatu. Darinya disita 2 Bungkus plastik klip berisi Narkotika jenis sabu seberat 1.9 gram, Handphone merek Nokia, Uang sebesar Rp 1,5 juta.

Pelaku Jodi ditangkap pada Sabtu, 28/8 2021 di desa Sei Tampang kecamatan Bihil, Labuhanbatu. Darinya disita bungkus plastik klip berisi Narkotika jenis sabu seberat 0.24 gram.

Pada pelaku BIN, ditangkap pada Sabtu, 28/8/ 2021 di Dusun Sei Kasih Luar Desa Sei Kasih kecamatan Bihil, Labuhanbatu. BIN merupakan DPO oleh Satnarkoba Polres Labuhanbatu. Darinya disita 10 Bungkus plastik klip berisi Narkotika jenis sabu seberat 7.78 gram, 4 Lembar tisu, Tas, Gunting, Handphone merek Nokia, Uang Rp100 Ribu.

Pelaku Ngek, ditangkap pada Selasa, 31/8/2021 di Gg. Delima Desa Pangkatan kecamatan Pangkatan, Labuhanbatu. Darinya disita bungkus plastik klip berisi Narkotika jenis sabu seberat 1.17 gram, Dompet dan Handphone.

Pada pelaku IP, disita 2 bungkus plastik klip berisi Narkotika jenis sabu seberat 0.28 Gram, Handphon, 2 buah mancis, timbangan Elektrik dan skop terbuat dari Pipet.

Pada pelaku ZE ditangkap pada Rabu, 01/9/ 2021 di Perkebunan Desa Sennah kecamatan Bihil, Labuhanbatu. Darinya disita bungkus plastik klip berisi Narkotika jenis sabu seberat 0.3 gram dan sepeda motor.

Menurut Deni Kurniawan bahwa, penangkapan para pelaku merupakan bentuk komitmen Kepolisian dalam pemberantasan peredaran Narkoba dan untuk menyikapi keresahan masyarakat Bilah Hilir yang mana diduga maraknya peredaran Narkoba di daerah itu, terangnya.

Dari 11 tersangka disita total sabu seberat 15,62 Gram dan sebanyak 7 Orang tersangka adalah Pengedar dijerat dengan pasal 114 Sub 112 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, sebanyak 5 Orang sebagai Pengguna dijerat dengan pasal 112 Sub 127 UU RI 35 Tahun 2009 tentang narkotika ancaman bukan maksimal 12 tahun penjara, tutup Kapolres Labuhanbatu dihadapan para awak media.(DR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama anda disini