Valencya Terdakwa Kasus KDRT Dalam Pledoi nya Minta Keadilan

0

Valencya Terdakwa Kasus KDRT Dalam Pledoi nya Minta Keadilan

KARAWANG, (HK) – Kamis, 18 Nopember 2021 Pengadilan Negeri (PN) Karawang kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan terdakwa Valencya.

Agenda sidang kali ini yakni pembacaan Pledoi atau pembelaan terdakwa. Dalam sidang Kamis pekan lalu, Valencya dituntut 1 tahun penjara oleh jaksa atas dugaan KDRT dan pengusiran terhadap mantan suaminya, Chan Yu Ching (CYC).

Sidang pembacaan pledoi dipimpin oleh ketua majelis hakim Ismail Gunawan serta dua anggotanya Selo Tantular dan Arif Nahumbang Harahap, sedangkan Jaksa yang hadir dalam persidangan itu adalah Wahyudi menggantikan Glendy Rivano.

Banyak pengunjung ingin menyaksikan jalannya sidang, bahkan Politisi PDIP, Rieke Diah Pitaloka turut hadir untuk memberikan dukungan kepada Valencya. Kasus ini cukup menyita perhatian publik dan juga menuai sorotan dari berbagai kalangan.

Pleidoi dibacakan oleh kuasa hukum Valencya, Iwan Kurniawan. Selain Iwan, Valencya juga ikut membacakan Pleidoi.

Dalam pleidoi yang dibacakan oleh Iwan selama kurang lebih 45 menit, muncul sejumlah fakta baru.

“Selama di Taiwan, setelah menikah dengan Chan, Valencya enam kali melakukan aborsi. Diajak oleh Chan. Di Taiwan, dari tahun 2000 sampai 2005, ia menjadi buruh tani, buruh pabrik, dan berjualan untuk membantu ekonomi keluarga,” kata Iwan.

Sementara itu, Valencya membacakan Pleidoi selama kurang lebih 30 menit. Valencya sempat berhenti beberapa kali untuk menyeka air mata. Ia menangis di sela-sela membacakan pleidoi.
Dalam pleidoinya, Valencya meminta keadilan,

“Saya ibu merangkap ayah. Saya bukan pembunuh, bukan perampok, atau koruptor. Saya mohon keadilan dan perlindungan yang seadil-adilnya, saya percaya masih ada keadilan di negeri ini,” ucap Valencya. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama anda disini