Bupati Serahkan Bantuan Zakat Infaq dan Shodaqoh kepada 200 Orang

- Jurnalis

Rabu, 30 November 2022 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Panyabungan – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution membagikan santunan zakat kepada 200 orang dari 10 kecamatan di Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Rabu (30/11/2022).

Ketua Badan Amil Zakat (Baznas) Madina Drs Syafei Lubis menyampaikan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 53 tahun 2022 tentang ZIS (Zakat Infaq dan Shodaqoh) di kalangan PNS, karyawan BUMN dan BUMD mencapai pendapatan yang bersumber dari zakat infaq dan shodaqoh sejak Januari-Oktober 2022 mencapai sebesar Rp 951.321.961.

Syafei mengatakan zakat berjumlah Rp 828.930.521 dan infak Rp122.391.440 dengan rincian Madina Cerdas 226.790.000, (14%), Madina Sehat 174.531.000 (11%), Madina Peduli Rp 780.625.000 (50%), Madina Taqwa Rp 101.000.000 (6%) dan Madina Makmur Rp 282.500.000 (18%).

Baca Juga :  Bawaslu Madina Gelar Deklarasi Pemilu Damai dan Launching Posko Kawal Hak Pilih

Bupati Madina HM Jafar Sukhairi Nasution mengatakan ZIS ini dapat terkumpul berkat kerjasama Baznas dan Pemkab Madina. Melalui lima program Baznas, Sukhairi mengapresiasi ZIS yang terkumpul dari PNS di Kabupaten Madina untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

“Hari ini kita salurkan program Madina Makmur, setiap orang akan mendapat satu juta rupiah”, Kata Sukhairi.

Sukhairi mengingatkan kepada penerima zakat untuk memanfaatkan zakat dengan baik. Sukhairi meminta agar masyarakat membeli kebutuhan pokok dan sebagai modal usaha.

Baca Juga :  Oknum Pegawai BPKB Banyusari di Duga Kumpul Kebo, Kadis DPPKB Karawang Diminta Tindak Tegas

“Zakat ini untuk meningkatkan ekonomi keluarga, bukan untuk ke kedai kopi. Ibu-ibu juga, jangan beli makeup,” tegas Sukhairi.

“Habis naron pala inda dimanfaatkon,” Lanjut Sukhairi dengan Bahasa Mandailing.

Sukhairi mengingatkan, 2023 Indonesia akan mengalami krisis pangan. Dia meminta masyarakat mempersiapkan krisis tersebut sejak saat ini.

“Tahun depan belum tentu bapak ibu yang disini dapat, ini diputar insya allah seluruh Madina kebagian,” kata Sukhairi.

Sementara di tahun 2022, Baznas telah menyalurkan Madina Peduli dengan melakukan bedah rumah sebanyak 2 unit di Desa Panjaringan, Kecamatan Tambangan dan Desa Padang Silojong, Kecamatan Ranto Baek.

Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊