Diduga Banyak Bangunan Gagal Fungsi, Keseriusan Kadisdik Madina Dipertanyakan

- Jurnalis

Selasa, 14 Februari 2023 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MANDAILING NATAL (HK) – Banyaknya pemberitaan di Media online tentang Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) disoroti Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela kemerdekaan Rakyat ( LSM PAKAR). Banyak proyek di Dinas Pendidikan Madina yang mangkrak tahun 2022 yang jelas sudah habis Anggaran.

Gomgom Tambunan Ketua DPC LSM PAKAR Madina Menyayangkan ketegasan Kadis Pendidikan Madina untuk pengawasan dan pembenahan pendidikan.

” Proyek pembangunan laboratorium komputer ( Labkom) mangkrak dan Mobilernya belum ada jadi terkesan sia-sia anggarannya. Gagal fungsi bangunan-bangunan tersebut yang sudah menelan biaya besar. Seharusnya dari kegiatan itu tahun 2023 ini sudah bisa di gunakan peserta didik namun kini gagal fungsi ” ungkap Gomgom di kantornya, Selasa ,(14/02).

LSM PAKAR sudah Laporkan beberapa kegiatan dinas pendidikan Madina dan akan menyusul laporan berikutnya

Baca Juga :  351 Calhaj Asal Madina Tiba di Asrama Haji Medan

” Sebagian kegiatan dinas pendidikan Madina sudah kita laporkan ke polres Madina dan akan ada laporan lagi” tambah Gomgom

Gomgom menilai keberhasilan suatu daerah ditandai majunya suatu pendidikan sehingga Sumber Daya Manusia ( SDM) masyarakatnya meningkatkan.

” Mutu pendidikan di suatu daerah bisa jadi barometer kemajuan daerah. Sarana dan prasarana pendidikan dianggap bisa menunjang kemajuan pendidikan pada suatu daerah namun kini di Mandailing Natal terlihat mangkrak dan jadi gagal Fungsi ” lanjut Gomgom

“Anehnya lagi kok bisa pencairan 100 persen di cairkan sementara pekerjaan Bangunan belum rampung. Dugaan LSM PAKAR semakin kuat kong-kalikong antara Pejabat Pembuatan komitmen (PKK) di Dinas pendidikan dengan kontraktor kok bisa cair pengerjaan Belum rampung ” lanjut Gomgom lagi

Baca Juga :  Musrenbangdes 2025 Jadi Ajang Pemerintah Desa Manggungjaya Cilamaya Kulon Dengarkan Suara Warga

Gomgom juga mempertanyakan bagaimana mekanisme tender atau penunjukan langsung ( PL) di Dinas pendidikan pasalnya ada dua kali anggaran di gedung sekolah dengan dua kali anggaran dalam satu tahun di bangun di gedung yang sama dengan judul kegiatan yang berbeda.

” Ada juga pengadaan Mobiler di sekolah-sekolah dengan anggaran yang fantastik sampai tiga milyaran. Konsepnya Sangat di pertanyakan atau ada keterlibatan orang dalam? Jelasnya kita salut Dinas Pendidikan Madina ” papar Gomgom

Gomgom jelasnya menyayangkan penanganan di Dinas pendidikan Madina yang kurang efisien untuk pembenahan Pendidikan.

” Apa lebih tepatnya Kadis pendidikan mengundurkan diri jikalau tidak mampu membawa pendidikan di Madina ke arah yang lebih cerdas” tutup Gomgom.
Peliput : Red

Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊