Pemkab Karawang Hentikan Sementara Produksi Pabrik Caustik Soda PT Pindo Deli 2

- Jurnalis

Senin, 22 Januari 2024 - 02:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Karawang Hentikan Sementara Produksi Pabrik Caustik Soda PT Pindo Deli 2

HK KARAWANG II Pemerintah Kabupaten Karawang menghentikan produksi pabrik caustik soda milik PT Pindo Deli 2 di Desa Kutamekar Kecamatan Ciampel Karawang Provinsi Jawa Barat.

Meski bersifat sementara, namun tidak menutup kemungkinan operasional pabrik caustik soda yang memproduksi gas klorin ini akan ditutup permanen, jika tidak mampu memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat.

“Sudah empat kali kejadian seperti ini, dan ini yang ke lima, pasti proses produksi kami hentikan sementara waktu,” ujar Bupati Karawang Aep Syaepulloh, Sabtu 20 Januari 2024, malam.

Bupati mengatakan itu saat mengunjungi warga korban keracunan gas klorin pabrik caustik soda milik Pindo Deli di RS Rosela, dan diharapkan kejadian kebocoran gas tidak terjadi lagi, sehingga tidak ada sanksi yang lebih berat.

Baca Juga :  Kapolres Madina Paparkan Motif-Ancaman Hukuman Terhadap 2 Pelaku Pembunuhan

Untuk itu, bupati pun sudah meminta Polres Karawang menghentikan operasional pabrik caustic soda milik PT Pindo Deli 2 karena dinilai sudah membahayakan. Apalagi kejadian telah berulang.

“Ada 140 orang warga sekitar PT Pindo Deli yang mengalami keracunan akibat kebocoran. Tentunya ini masalah serius yang harus ditangani,” ujar Bupati Aep kepada wartawan.

Kasus kebocoran gas milik PT Pindo Deli yang berulang sampai lima kali ini, kata Bupati Aep, akan disikapi serius Pemerintah Kabupaten Karawang.

“Sementara kami menolong korban keracunan. Setelah itu tentu kami minta pertanggungjawaban perusahaan. Jika perusahaan tidak bisa memberikan jaminan keamanan warga, kami tidak akan ragu untuk menutup,” tegas Bupati Aep.

Baca Juga :  Plt Bupati Labuhanbatu Hadiri Pelantikan Anggota Panwaslu.

Akibat kebocoran pipa gas caustik soda milik PT Pindo Deli, diperkirakan ratusan orang harus dievakuasi di sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Diantaranya RS Rosela, Mandaya Hospital, RS Primaya, dan RS Bayukarta.

Di RS Rosela sebanyak 43 orang korban keracunan dengan gejala yang sama. Seperti pusing, mual, dada panas, bahkan ada yang sampai jatuh pingsan.

“Di rumah sakit yang lain juga ada tapi masih kita data, belum tahu jumlah pastinya,” kata bupati, seraya berkata kondisi warga sedikit membaik setelah ditangani tim dokter. (Mds/HK)

Follow WhatsApp Channel kriminalgroup.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Labuhanbatu Terima Penghargaan
Wabup Madina Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran di Pasar Tradisional
Agenda Tahunan, Wabup Madina Santuni Anak Yatim di Tambangan
Pengurus Mesjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan Periode 2026-2028 Resmi Dilantik
Jalan Penghubung Amblas ke Pantai Barat, Bupati Madina Minta Pemprov Sumut Segera Perbaiki
Peduli Korban Bencana Alam, HMI MPO Cabang Madina Galang Dana
Tingkatkan Kapasitas Aparatur, Kecamatan Banyusari Karawang Gelar Bimtek di Hadiri 12 Desa
Pemkab Madina Buka Posko dan Call Center Penanganan Bencana
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:38 WIB

Bupati Labuhanbatu Terima Penghargaan

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:56 WIB

Wabup Madina Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran di Pasar Tradisional

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:24 WIB

Agenda Tahunan, Wabup Madina Santuni Anak Yatim di Tambangan

Senin, 16 Februari 2026 - 18:29 WIB

Pengurus Mesjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan Periode 2026-2028 Resmi Dilantik

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:06 WIB

Jalan Penghubung Amblas ke Pantai Barat, Bupati Madina Minta Pemprov Sumut Segera Perbaiki

Berita Terbaru

TNI Polri

Pasca Kebakaran, Polres Labuhanbatu Bantu Bersihkan Puing Puing

Jumat, 12 Jun 2026 - 13:51 WIB

Daerah

Pemkab Karawang Raih Opini WTP BPK 11 Kali Berturut-turut

Kamis, 11 Jun 2026 - 12:55 WIB