Pengarugan Ruang Guru SDN Talunjaya 1 Banyusari Gunakan Tanah Berwarna Hitam Itu Kesalahan Pekerja, Kata Kepsek

- Jurnalis

Kamis, 17 Oktober 2024 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengarugan Ruang Guru SDN Talunjaya 1 Banyusari Gunakan Tanah Berwarna Hitam Itu Kesalahan Pekerja Kata Kepsek

KARAWANG  | Pengarugan pembangunan ruang gurus SDN Talunjaya 1 Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024 sebesar Rp.260.097.000,- itu dikerjakan Swakelola patut disorot. Pasalnya, pengarugan ruang guru tersebut  yang biasanya menggunakan tanah merah ini malah tanah berwarna hitam, diduga tidak sesuak RAB.

Ketika hal itu dipertanyakan kepada kepala SDN Talunjaya 1 Hj.Iyam Mulyati,S.Pd menjelaskan bahwa seharusnya pengarugan ruang guru tersebut mengunakan tanah merah.

Baca Juga :  SDN 1 Cikalong Cilamaya Wetan Gelar Asesmen Sumatif Tengah Semester

“Itu mah kesalahan pekerja aja. Seharusnya tanah berwarna hitam itu untuk mengarug pinggiran luar bangunan,” ungkapnya kepada media disekolah, Kamis 17 Oktober 2024.

Masih dikatakan Kasek, pengarugan ruang guru itu nantinya akan digali kembali dan diganti dengan tanah merah.

“Sudah pesan tanah merahnya tiga mobill buat ngarugnya,”  tambah Iyam.

Lanjut Kasek, anggaran yang sudah turun baru termen pertama sampai kondisi bangunan naik bata. Tapi dirinya berupaya untuk terus melanjutkan pembangunan.

“Saya gunakan dana talang. Kalau berhenti takut para pekerjanya tidak ada,” ujar Iyam.

Baca Juga :  Diduga Kontraktor Nakal, Pihak Rekanan Proyek di MAN 1 Mandailing Natal Anggar Beking

Saat disinggung penggunaan tanah berwarna hitam lalu akan diganti dengan tanah merah apa karena ada teguran dari pihak pengawas atau konsultan.

“Bukan , itu mah kesalahan pekerja. Kenapa dipake ngarug ruangan,” tegas Iyam.

Adanya hal itu diminta kepada pihak konsultan/pengawas untuk melakukan pengawasan secara inten. Karena pada kenyataan tanah berwarna hitam itu tetap digunakan, adapun selanjutnya diarug pakai brangkal pasir bukan diganti dengan tanah merah.

(One)

Follow WhatsApp Channel kriminalgroup.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramai Isu Pungutan Akhir Tahun, Kepala SDN Gempol Kolot 1 Banyusari Tegaskan Sekolah Tidak Terlibat
52 Siswa SDN Kemiri V Jayakerta Resmi Lulus, Pelepasan Dijadwalkan 24 Juni 2026
SMAN 1 Cikampek Resmi Buka SPMB 2026/2027, Siapkan Beragam Jalur untuk Calon Siswa Berprestasi
Menuju Jenjang Lebih Tinggi, Siswa Kelas VI SDN Mekarmaya 1 Cilamaya Wetan Jalani ASAJ dengan Tertib
Diduga Melarang Media Masuk ke SMA Negeri 1 cibatu Purwakarta Tuai Sorotan, Dinilai Bertentangan dengan UU Pers
Mengungguli Sekolah Pesaing, SDN Cikalong 1 Cilamaya Wetan Raih Juara Umum 2026 Tingkat Kecamatan
MTsN 1 Karawang Madrasah Adiwiyata Peringati Hardiknas 2026, Teguhkan Pendidikan Bermutu untuk Semua
Prestasi Membanggakan, Siswa SMAN 1 Banyusari Terpilih Jadi Paskibraka Kabupaten Karawang 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:52 WIB

Ramai Isu Pungutan Akhir Tahun, Kepala SDN Gempol Kolot 1 Banyusari Tegaskan Sekolah Tidak Terlibat

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:26 WIB

52 Siswa SDN Kemiri V Jayakerta Resmi Lulus, Pelepasan Dijadwalkan 24 Juni 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 08:18 WIB

SMAN 1 Cikampek Resmi Buka SPMB 2026/2027, Siapkan Beragam Jalur untuk Calon Siswa Berprestasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:17 WIB

Menuju Jenjang Lebih Tinggi, Siswa Kelas VI SDN Mekarmaya 1 Cilamaya Wetan Jalani ASAJ dengan Tertib

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:47 WIB

Diduga Melarang Media Masuk ke SMA Negeri 1 cibatu Purwakarta Tuai Sorotan, Dinilai Bertentangan dengan UU Pers

Berita Terbaru

Ragam Berita

Karya Jurnalistik Syuhada Wisastra Jadi Yang Terbaik

Sabtu, 6 Jun 2026 - 08:08 WIB